Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan, masyarakat perlu mewaspadai tingginya mobilitas arus balik Lebaran 2026 yang mulai menunjukkan peningkatan. Peningkatan arus balik tercermin dari data Posko Harian Angkutan Lebaran 2026 pada H+2 (23 Maret 2026). Jumlah pergerakan keberangkatan penumpang angkutan umum mencapai 1.448.306 orang, atau naik 12,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.288.869 orang. Dari jumlah tersebut, khusus sektor darat tercatat 242.875 penumpang, terdiri dari 230.401 penumpang bus dan 12.474 penumpang travel, atau naik 19,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Suasana one way nasional di Gerbang Tol Kalikangkung, Selasa (24/3/2026). Melihat tren kenaikan tersebut, Dudy meminta masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik untuk mengutamakan keselamatan. “Tingginya pergerakan masyarakat pada masa arus balik harus disikapi dengan kesiapan yang baik. Saya mengajak para pemudik untuk memilih waktu perjalanan dengan bijak, memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan prima. Keselamatan jauh lebih penting daripada kecepatan sampai tujuan,” kata Dudy dalam keterangan resminya, Selasa (24/3/2026). Puncak Arus Balik Arus lalu lintas di Km 46 ruas jalan tol Jakarta - Cikampek, Kamis (19/3/2026) pukul 06.30 WIB. Lebih lanjut, Dudy kembali mengingatkan, pemudik untuk menghindari waktu yang diprediksi menjadi puncak arus balik Lebaran, yakni 24, 28, dan 29 Maret 2026. Dudy juga meminta masyarakat memaksimalkan waktu work from anywhere (WFA) yang telah diberikan pemerintah dengan tujuan mengurai kepadatan lalu lintas arus balik Lebaran 2026. "Masyarakat dapat memaksimalkan waktu WFA yang diberlakukan oleh pemerintah pada 25, 26, dan 27 Maret 2026 guna menghindari penumpukan kendaraan di jalur Tol Trans-Jawa,” ujarnya. Pada 24 Maret 2026, diperkirakan arus balik Lebaran yang kembali ke Jakarta mencapai 285.000 kendaraan. Karena itu, rekayasa lalu lintas one way nasional juga diterapkan dari Km 414 Semarang sampai Km 70 Cikampek. Persiapan one way nasional arus balik Lebaran 2025 dari GT Kalikangkung “Volume kendaraan yang menuju arah Jakarta menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way nasional diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk kembali ke kota asal,” katanya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang