Mudik Lebaran menjadi momen yang selalu dinantikan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga. Selain kendaraan pribadi, banyak pemudik memilih bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) karena dinilai praktis, nyaman, dan kini dilengkapi berbagai fasilitas modern. Namun di balik kenyamanan tersebut, penumpang tetap perlu meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan. Terlebih saat musim mudik, kondisi terminal maupun bus biasanya lebih ramai sehingga potensi tindak kriminal seperti pencurian bisa saja terjadi. Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving and Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, kasus pencurian di kendaraan umum memang menjadi masalah klasik yang masih saja terulang. Pemprov Jateng pastikan siap sambut pemudik Lebaran 2026 “Berhubung tingkat keamanan fasilitas umum tidak selalu lengkap, kita sebagai penumpang bus khususnya harus berpenampilan biasa saja dan tidak menarik perhatian pencuri,” kata Jusri kepada Kompas.com belum lama ini. Jusri mengingatkan penumpang agar tetap waspada meski sudah memilih bus AKAP dengan fasilitas mewah. “Potensi tindak kriminal, khususnya pencurian tetap ada maka dari itu meski merasa berada di bus yang nyaman dan aman sikap waspada tetap perlu dilakukan, jangan sampai memancing orang lain,” kata Jusri. Ada beberapa tipe penumpang yang biasanya menarik perhatian pencuri untuk dijadikan target. “Biasanya penumpang dengan tas lebih dari satu, yakni yang ditaruh di bagasi dan yang dibawa ke dalam kabin berupa tas kecil atau tas punggung, dari situ sudah tampak jelas bahwa kemungkinan besar isi tas tersebut adalah barang berharga,” kata Jusri. Hal ini membuat pencuri hanya perlu memastikan dengan mengamati langsung apakah barang bawaan calon target memang berharga atau tidak. “Sebaiknya barang berharga seperti laptop, tablet dan sejenisnya tidak dimainkan atau digunakan saat berada di kabin bus AKAP, itu sangat menarik perhatian pencuri,” kata Jusri. Sama halnya saat menggunakan ponsel, hindari menaruhnya di sembarang tempat. Jusri menyarankan agar ponsel segera dimasukkan ke saku jaket atau tempat yang aman setelah digunakan. “Dekap dan jangan biaskan barang berharga terpisah dengan tubuh, saat turun juga perlu selalu dibawa agar tetap dalam pengawasan,” kata Jusri. Maka dari itu, penumpang bus AKAP saat mudik Lebaran diimbau tetap waspada dan menjaga barang berharga agar terhindar dari risiko pencurian selama perjalanan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang