Tren penggunaan mobil listrik untuk perjalanan jarak jauh, termasuk mudik Lebaran, terus meningkat. Selain biaya operasional yang lebih efisien, kendaraan listrik juga menawarkan pengalaman berkendara yang senyap dan nyaman.Kedua, persiapan sebelum berangkat tetap menjadi hal utama agar perjalanan tetap aman dan bebas kendala. Vice Country Director Chery Business Unit PT Chery Sales Indonesia, Budi Darmawan Jantania, mengatakan bahwa secara prinsip, persiapan mudik menggunakan mobil listrik tidak jauh berbeda dengan kendaraan konvensional.“Pemilik kendaraan tetap disarankan melakukan pemeriksaan menyeluruh di bengkel resmi sebelum menempuh perjalanan jarak jauh, guna memastikan seluruh sistem kendaraan dalam kondisi optimal dan siap digunakan,” ujar Budi, kepada Kompas.com, Rabu (4/3/2026). Ia menjelaskan, ada beberapa komponen penting yang wajib dicek sebelum berangkat, antara lain sistem pengereman, kondisi dan tekanan ban, sistem pendingin (coolant), kondisi baterai 12V, serta sistem kelistrikan dan sistem pengisian daya (charging system). Pemeriksaan tersebut penting untuk menjaga performa kendaraan tetap maksimal sekaligus memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan.Selain pengecekan teknis, pemilik mobil listrik juga perlu memberi perhatian khusus pada perencanaan perjalanan. Berbeda dengan mobil berbahan bakar minyak yang SPBU-nya relatif mudah ditemukan, pengguna kendaraan listrik harus memastikan ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang rute. "Disarankan pula untuk mengisi daya baterai hingga tingkat optimal sebelum keberangkatan, serta menyesuaikan titik pengisian daya dengan estimasi jarak tempuh kendaraan," kata Budi.Hal senada disampaikan Arif Nugroho, Service Manager Hyundai Kalijaga Cirebon. Ia menekankan pentingnya memastikan tidak ada notifikasi peringatan pada sistem kendaraan sebelum berangkat.“Cek kondisi baterai utama dan pastikan tidak ada notifikasi warning di sistem. Kemudian update software kendaraan apabila tersedia,” ujar Arif.Selain itu, tekanan angin ban harus sesuai rekomendasi pabrikan untuk menjaga efisiensi daya dan stabilitas kendaraan. SPKLU Center Signature berkapasitas 400 kW di Scientia Garden, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. Fasilitas ultra fast charging yang mengusung teknologi split charger dengan liquid cooling system yang memungkinkan proses pengisian daya kendaraan listrik berlangsung lebih cepat dan efisien. Pengemudi juga disarankan membawa kabel pengisian standar serta portable charger bila tersedia. Arif menambahkan, pemeriksaan umum seperti rem, wiper, hingga coolant baterai juga tidak boleh diabaikan.Tak kalah penting adalah perencanaan rute yang matang untuk memastikan perjalanan tetap nyaman. "Perencanaan rute sangat penting untuk memastikan perjalanan tetap nyaman dan bebas dari range anxiety," kata Arif.Dengan persiapan matang, mudik menggunakan mobil listrik bisa tetap aman, nyaman, dan efisien, bahkan untuk perjalanan jarak jauh sekalipun. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang