PT PLN menegaskan komitmennya untuk mengurangi antrean pengisian kendaraan listrik saat mudik Lebaran 2026. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kapasitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di rest area jalur tol utama Sumatera dan Jawa yang menjadi koridor favorit pemudik. Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Edwin Nugraha Putra, mengatakan bahwa infrastruktur pengisian sebenarnya sudah tersedia di sejumlah titik peristirahatan. Namun, kapasitas pengisian di beberapa lokasi masih tergolong kecil dan perlu ditingkatkan menjelang periode arus mudik. “Di beberapa tempat peristirahatan di jalur tol utama di Sumatera dan Jawa sebenarnya sudah dipasang SPKLU, sudah ada di sana. Cuman kapasitasnya masih kecil,” ujar Edwin di Tangerang, Sabtu (14/2/2026). SPKLU Zora berpendingin cairan pertama di Indonesia hadir di Serpong, tawarkan pengisian ultra cepat hingga 400 kW dengan teknologi split charging. Saat ini, lanjut dia, masih terdapat SPKLU dengan daya 22 kW hingga 40 kW. PLN berkomitmen melakukan penggantian unit tersebut dengan pengisi daya berkapasitas lebih besar agar proses pengisian berlangsung lebih cepat dan perputaran kendaraan lebih efisien. “PLN berkomitmen tentunya akan mengganti SPKLU yang masih 22 atau 40 menjadi 180, sehingga insya-allah nanti pada mudik, baik Imlek maupun Idul Fitri, tidak ada antrean yang berarti,” kata Edwin. Dengan peningkatan daya hingga 180 kW, waktu pengisian satu kendaraan ditargetkan jauh lebih singkat dibanding sebelumnya. Hal ini dinilai krusial untuk menjaga kelancaran arus kendaraan listrik saat periode puncak perjalanan. “Karena bisa dalam waktu 5 sampai 10 menit sudah selesai satu mobilnya,” ucapnya. Lonjakan pengguna kendaraan listrik saat musim mudik diperkirakan akan terus meningkat seiring bertambahnya populasi mobil listrik nasional. Tanpa penguatan kapasitas di titik-titik strategis, potensi penumpukan kendaraan di rest area bisa terjadi, terutama di ruas tol Trans Jawa dan Trans Sumatera. Melalui strategi peningkatan daya dan penguatan distribusi SPKLU di jalur utama, PLN berharap pengalaman mudik pengguna kendaraan listrik tetap lancar dan setara dengan kendaraan berbahan bakar konvensional. Fokus operasional ini diharapkan mampu menjawab kekhawatiran soal antrean pengisian daya saat arus mudik Lebaran 2026. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang