JAKARTA, KOMPAS.com - Perjalanan mudik Lebaran biasanya membuat mobil diisi penuh oleh penumpang dan barang bawaan. Mulai dari koper, oleh-oleh, hingga perlengkapan perjalanan sering kali dimasukkan ke dalam kabin maupun bagasi. Kondisi ini ternyata bisa memengaruhi kinerja ban kendaraan jika tidak diperhatikan dengan baik. Menurut Product Marketing Manager Michelin Indonesia, Mochammad Fachrul Rozi, beban kendaraan yang berlebihan dapat membuat suhu ban meningkat lebih cepat saat digunakan untuk perjalanan jauh. “Ketika kendaraan membawa muatan terlalu berat, kerja ban akan menjadi lebih berat karena harus menahan beban yang lebih besar. Kondisi ini bisa membuat suhu ban meningkat lebih cepat dibandingkan penggunaan normal,” ujarnya kepada Kompas.com, Senin (9/3/2026). Fachrul menjelaskan, panas berlebih pada ban biasanya terjadi ketika beban kendaraan tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan atau tekanan udara ban tidak disesuaikan dengan kondisi muatan. Menurut dia, tekanan udara ban memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas suhu ban saat kendaraan melaju di jalan, terutama dalam perjalanan jarak jauh seperti mudik. Ilustrasi tekanan udara ban motor “Overheat pada ban umumnya tidak akan terjadi jika beban kendaraan dan tekanan udara ban masih mengikuti rekomendasi dari pabrikan. Karena itu, pengemudi perlu memastikan kedua hal tersebut sudah sesuai sebelum melakukan perjalanan,” kata Fachrul. Selain memperhatikan muatan dan tekanan ban, pengemudi juga disarankan untuk tidak memaksakan kendaraan melaju terlalu lama tanpa jeda istirahat. Fachrul menyarankan pengemudi setidaknya berhenti untuk beristirahat setelah berkendara sekitar tiga jam secara terus-menerus. Selain memberi waktu bagi pengemudi untuk beristirahat, jeda ini juga membantu menurunkan suhu komponen kendaraan, termasuk ban. “Untuk keselamatan berkendara, sebaiknya pengemudi beristirahat setelah berkendara sekitar tiga jam nonstop. Hal ini penting agar kondisi pengemudi tetap prima sekaligus memberi waktu bagi kendaraan untuk beristirahat,” ujarnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang