Overheat pada mesin mobil kerap datang tanpa tanda yang jelas, bahkan saat kendaraan tengah digunakan dalam kondisi normal. Situasi ini tentu bisa membuat pengemudi panik, apalagi jika terjadi di tengah perjalanan jauh atau saat terjebak kemacetan setelah momen mudik Lebaran. Menurut Fendy, Direktur PT Autokooling Jaya Nusantara (AJN), distributor resmi radiator Koyorad di Indonesia, salah satu komponen yang sering luput diperhatikan adalah tutup radiator. Padahal, perannya sangat penting dalam menjaga kestabilan tekanan di dalam sistem pendingin. “Banyak orang fokusnya ke air radiator atau kipas, padahal tutup radiator punya fungsi vital untuk menjaga tekanan. Kalau sudah tidak mampu menahan tekanan sesuai standar, coolant bisa cepat mendidih dan mesin berisiko overheat,” kata Fendy kepada Kompas.com, Rabu (26/3/2026). Fendy menjelaskan, tutup radiator umumnya memiliki batas tekanan tertentu, biasanya di kisaran 0,9 hingga 1,1 bar untuk standar pabrikan. Tekanan ini berfungsi menaikkan titik didih cairan pendingin agar tidak mudah menguap saat suhu mesin meningkat. Jika tutup radiator sudah lemah atau rusak, tekanan dalam sistem tidak bisa dipertahankan secara optimal. Akibatnya, coolant lebih cepat mencapai titik didih, bahkan bisa memicu penguapan berlebih yang berujung pada kenaikan suhu mesin secara drastis. Tutup radiator mobil harus diperiksa secara rutin agar tidak menyebabkan kerusakan pada mesin “Gejalanya kadang tidak langsung terasa. Tiba-tiba suhu mesin naik, padahal sebelumnya normal. Ini yang sering bikin pengendara kaget,” ujarnya. Selain tutup radiator, Fendy juga mengingatkan pentingnya memperhatikan kualitas material radiator, khususnya pada bagian tangki atas yang umumnya terbuat dari plastik fiber. Ia menyarankan memilih radiator dengan standar material yang jelas, seperti kode GF30. Menurutnya, semakin tinggi kandungan fiber pada material tersebut, maka daya tahannya terhadap panas juga semakin baik. Sebaliknya, radiator dengan material plastik daur ulang berisiko lebih cepat retak atau mengalami deformasi akibat suhu tinggi. Untuk itu, Fendy menyarankan pemilik kendaraan tidak hanya fokus pada komponen besar, tetapi juga rutin memeriksa bagian kecil seperti tutup radiator. Pemeriksaan sederhana ini bisa menjadi langkah pencegahan agar terhindar dari overheat yang datang tiba-tiba dan berpotensi merusak mesin. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang