Ilustrasi mengemudi mobil Banyak pemilik mobil merasa kerusakan mesin hanya disebabkan usia kendaraan atau kualitas komponen yang buruk. Padahal dalam banyak kasus, kebiasaan mengemudi sehari-hari justru menjadi penyebab utama mesin mobil cepat aus dan mengalami kerusakan. Ilustrasi mesin mobil overheat ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Tanpa disadari, ada sejumlah kesalahan kecil yang sering dilakukan pengendara saat menggunakan mobil. Jika terus dibiarkan, kebiasaan tersebut bisa memperpendek usia mesin dan membuat biaya perbaikan membengkak.Berikut VIVA rangkum Selasa, 19 Mei 2026, kesalahan sepele saat mengemudi yang bikin mesin mobil cepet ruusak.Langsung Tancap Gas Saat Mesin Baru DinyalakanSalah satu kesalahan paling umum adalah langsung menginjak pedal gas dalam ketika mesin baru saja dinyalakan. Banyak pengendara terburu-buru tanpa memberi waktu oli mesin bersirkulasi secara sempurna ke seluruh komponen.Padahal saat mesin dingin, pelumasan belum bekerja optimal. Jika mesin langsung dipaksa bekerja keras, gesekan antar komponen internal bisa meningkat dan mempercepat keausan.Idealnya, biarkan mesin hidup selama beberapa puluh detik sebelum mulai berkendara agar sistem pelumasan bekerja lebih stabil.Sering Membiarkan Tangki Hampir KosongBanyak orang terbiasa menunda isi bahan bakar hingga indikator bensin hampir habis. Kebiasaan ini ternyata bisa berdampak buruk pada sistem bahan bakar mobil.Saat tangki terlalu kosong, pompa bensin bekerja lebih keras dan berisiko lebih cepat panas. Selain itu, endapan kotoran di dasar tangki juga lebih mudah tersedot ke sistem injeksi bahan bakar.Jika berlangsung terus-menerus, kondisi tersebut dapat memengaruhi performa mesin dan mempercepat kerusakan komponen bahan bakar.Mengabaikan Suara atau Getaran AnehSebagian pengendara sering menganggap suara kasar, getaran, atau bunyi aneh dari mesin sebagai hal biasa. Padahal gejala kecil seperti itu sering menjadi tanda awal kerusakan serius.Misalnya: Suara knocking bisa menandakan masalah pembakaran Getaran berlebih dapat berasal dari engine mounting rusak Bunyi gesekan mungkin berasal dari komponen internal mesinSemakin lama diabaikan, kerusakan bisa semakin parah dan biaya servis menjadi jauh lebih mahal.Sering Menginjak Gas dan Rem Secara KasarGaya berkendara agresif juga dapat mempercepat penurunan kondisi mesin. Kebiasaan akselerasi mendadak dan pengereman kasar membuat mesin bekerja lebih berat dibanding penggunaan normal.Selain meningkatkan konsumsi bahan bakar, cara berkendara seperti ini juga mempercepat keausan pada transmisi, kopling, hingga sistem pendingin mesin.Telat Ganti Oli Ilustrasi ganti oli mobilOli mesin memiliki fungsi vital sebagai pelumas sekaligus pendingin komponen internal mesin. Namun masih banyak pemilik mobil yang menunda penggantian oli demi menghemat biaya.Padahal oli yang sudah terlalu lama dipakai akan kehilangan kemampuan melumasi secara optimal. Akibatnya, gesekan antar komponen meningkat dan suhu mesin menjadi lebih tinggi.Jika terus dipaksakan, risiko kerusakan mesin besar seperti piston aus atau overheat bisa meningkat.Membiarkan Mesin OverheatMengabaikan indikator suhu mesin juga menjadi kesalahan fatal yang masih sering terjadi. Ketika suhu mesin terlalu panas, banyak pengendara tetap memaksakan mobil berjalan.Padahal overheat dapat menyebabkan kerusakan serius seperti: Head silinder melengkung Gasket bocor Kerusakan piston Mesin mogok totalKarena itu, pengendara sebaiknya segera menghentikan kendaraan jika indikator suhu naik tidak normal.Perawatan dan Cara Berkendara Sangat BerpengaruhPakar otomotif menilai usia mesin mobil sangat dipengaruhi pola penggunaan harian. Mobil yang dirawat baik dan digunakan dengan benar umumnya memiliki usia pakai jauh lebih panjang.Sebaliknya, kebiasaan buruk yang terlihat sepele bisa menimbulkan kerusakan besar dalam jangka panjang. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Perawatan mobil.Dengan menghindari kesalahan-kesalahan sederhana saat berkendara, pemilik kendaraan tidak hanya menjaga performa mobil tetap optimal, tetapi juga bisa menghemat biaya perawatan dan memperpanjang umur mesin.