ChongqingChangan Automobile baru saja membuka tabir teknologi terbaru mereka, Software-Defined Architecture (SDA) Intelligent.Saat tim detikcom berkunjung ke markas mereka di Chongqing, China, kami dibuat kagum dengan penjelasan soal teknologi SDA yang mereka kembangkan untuk mobil. Changan pamer teknologi Super DNA alias SDA dalam pembangunan mobilnya. Foto: Muhammad Hafizh GemilangBukan sekadar embel-embel fitur canggih, arsitektur ini merupakan perombakan besar-besaran pada cara kerja kendaraan yang kini sepenuhnya dikendalikan oleh perangkat lunak dan kecerdasan buatan (AI) terintegrasi.Inti dari kehebatan SDA Intelligent terletak pada tiga pilar utama yakni Keen Perception, Agile Mind, dan Precise Execution.Changan menanamkan sensor LiDAR yang dipadukan dengan kamera multi-sudut untuk menciptakan penglihatan yang menyeluruh ke seluruh bagian dari mobil tanpa ada celah.Data visual ini kemudian diolah oleh AI yang telah dilatih menggunakan data berkendara riil dalam skala masif, sehingga mobil bisa "belajar" menghadapi skenario sulit seperti pandangan kabur akibat cuaca buruk hingga manuver di jalan sempit yang presisi.Yang membuatnya lebih dalam dari sistem keamanan biasa adalah integrasi langsung ke sistem kontrol sasis dan roda.Dalam pengujiannya, sistem ini terbukti mampu bereaksi jauh lebih cepat dibandingkan saraf manusia.Saat mobil mendeteksi gejala ban pecah atau tergelincir di permukaan licin, SDA Intelligent akan langsung melakukan koreksi pada distribusi tenaga dan pengereman di setiap roda secara independen untuk menjaga stabilitas tetap terkendali dalam hitungan milidetik.Untuk urusan riset dan pengembangan produk, Changan memang tidak main-main.Saat kami bertanya kepada Wakil Direktur Utama Changan Automobile Group Co., Ltd., Jia Lishan ia menjawab bahwa mereka sudah punya puluhan ribu SDM untuk mengembangkan teknologi canggih ini."Kami memiliki 24.000 personel R&D dari 31 negara. Kami memiliki ribuan paten di bidang baterai, berkendara pintar (self-driving), dan kabin pintar," ujar Jia Lishan kepada detikcom usai acara Changan Group Global Strategy Launch and Global Partner Conference di China.Changan pamer teknologi Super DNA alias SDA dalam pembangunan mobilnya. Foto: Muhammad Hafizh GemilangChangan juga memperluas definisi keselamatan tidak hanya pada fisik kendaraan, tapi juga pada aspek psikologis dan digital. Sistem ini secara aktif memantau kesehatan kabin dan menjamin keamanan data pengguna agar tidak bocor ke pihak luar.Pendekatan holistik ini sengaja diambil karena Changan memposisikan keselamatan cerdas sebagai pilar utama dalam persaingan kendaraan energi baru (NEV) secara global.Saat ini, kecanggihan "otak" buatan ini sudah mulai mengalir di nadi mobil-mobil premium mereka seperti AVATR, DEEPAL, hingga Changan Nevo.Menariknya, ambisi Changan tidak berhenti di aspal. Arsitektur SDA Intelligent ini dirancang untuk menjadi basis pengembangan teknologi masa depan yang lebih luas, mulai dari robot humanoid hingga kendaraan terbang rendah, yang semuanya akan mengandalkan kecerdasan yang sama untuk urusan keselamatan.