Perjalanan darat dengan mobil pribadi masih menjadi salah satu moda transportasi terfavorit selama mudik Lebaran 2025. Hal tersebut terbukti dari catatan Polri, di mana sudah ada 160.021 kendaraan meninggalkan Jakarta menuju Tol Trans Jawa pada H-6 Lebaran 2025 alias 25 Maret 2025. Sementara volume kendaraan di Tol Bakauheni-Terbanggi Besar pada ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) juga naik 22,6 persen pada periode sama, yaitu 194.298 kendaraan. Link pantauan arus mudik Lebaran 2025 - Arus lalu lintas di kilometer 57 ruas jalan tol Jakarta - Cikampek, Senin (24/3/2025) sore. Sehubungan dengan itu, kontak nomor penting jadi hal penting dalam menyiapkan kegiatan tersebut. Fungsinya, untuk memastikan perjalanan aman dan nyaman termasuk jika dalam kondisi terdesak atau kedaruratan. Misalkan apabila mobil mogok karena kehabisan bensin, pemilik kendaraan bisa menghubungi layanan tol atau call center Pertamina Delivery Service. Kemudian, apabila terjadi kerusakan pada mesin, bisa juga menghubungi jasa derek. Pemudik yang mengalami kecelakaan bisa menghubungi ambulans dan pihak kepolisian, sehingga bisa cepat ditangani jika terjadi kondisi darurat. Kondisi arus lalu lintas di Nagreg Kabupaten Bandung, Jawa Barat, H-5 lebaran atau Rabu (26/3/2025) Berikut nomor penting yang bisa dihubungi pengendara saat mengalami keadaan darurat ketika mudik Lebaran 2025: Jasa Marga: 14080 Jalur Mudik 24 Jam: 158 Angkasa Pura: 172 Layanan informasi jalan tol: 0813-8006-8000 Layanan BBM Pertamina: 135 Layanan Kepolisian: 110 Layanan pemadam kebakaran (Damkar): 113 Layanan Basarnas: 115 Layanan ambulans: 118 atau 119 Palang Merah Indonesia/PMI: 021-7992325 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB): 117 Kementerian Perhubungan (Kemenhub): 115 Pusat Krisis Kemenkes RI: 0812-1212-319 BPJS Kesehatan: 1-500-400 ASP Indonesia Ferry: 191