BYD memastikan harga mobilnya belum berubah sekalipun pemerintah belum merilis kebijakan insentif mobil listrik untuk tahun 2026.Pemerintah tak kunjung mengumumkan insentif mobil listrik untuk tahun anggaran 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pemerintah masih menghitung-hitung soal insentif tersebut. Kemungkinan insentif berlanjut masih terbuka, namun dia mengungkap bisa juga kebijakan tersebut disetop. "Jadi kita akan hitung seberapa besar dampaknya ke defisit kalau nggak terlalu besar ya nggak apa-apa," ujar Purbaya.Menanti kebijakan yang belum pasti, sejumlah pabrikan justru sudah bergerak lebih dulu. Beberapa merek terpantau melakukan penyesuaian harga dengan memperhitungkan PPN 12 persen. Makanya harga jual juga sudah naik.Tapi hal itu tak dilakukan oleh BYD. Meski nasib insentif mobil listrik belum jelas, BYD masih mempertahankan harga jual mobil listriknya di Indonesia. Head of PR and Government BYD Indonesia Luther Panjaitan mengungkap, saat ini pihaknya belum memiliki rencana untuk mengerek harga keenam mobilnya di Tanah Air."Sebetulnya subsidi dan pajak itu adalah hanya salah satu komponen pembentuk harga yang ada di kendaraan. Kedua, dalam menjalankan bisnisnya, BYD ini melihat secara jangka panjang artinya dengan situasi dan stabilitas struktur pajak yang ada. Artinya kami sangat siap dengan situasi kondisi pajak bagaimanapun," urai Luther saat Buka Puasa Bersama BYD Indonesia, Senin (10/3/2026).Luther mengungkap, kendati tak mendapat insentif, penjualan BYD masih cukup moncer. Kalaupun tak ada insentif PPN, sejatinya mobil listrik juga diuntungkan dengan keistimewaan lain yang diberikan oleh pemerintah."Kalau kita lihat sekarang pemerintah cukup suportif dengan masih memberlakukan beberapa peraturan seperti ganjil genap, lalu ada pemotongan juga di BBNKB tiap tahunnya, lalu luxury tax yaitu PPnBM untuk kendaraan zero emission. Artinya kita anggap itu kepedulian yang cukup baik dari pemerintah," jelasnya.Kalaupun nanti insentif tak berlanjut, BYD masih percaya diri produknya jadi pilihan utama masyarakat Indonesia khususnya bagi para peminat mobil listrik. Yang jelas, kalau kamu mau beli mobil BYD dalam waktu dekat, harga yang berlaku masih sama seperti sebelumnya."Sampai saat ini pun kami belum ada melakukan perubahan di sisi harga, kami masih confidence dengan situasi saat ini," pungkas Luther.