- Bus Transjakarta memiliki jalur berjuluk 'jalur langit'. Karena memang jalur tersebut melayang di atas ketinggian 18 sampai 24 meter. Yaitu jalur Transjakarta Koridor 13 yang membentang sejauh 9,3 kilometer dengan lebar sekitar 9 meter dan terbagi dua arah. Karena berada sepenuhnya di atas konstruksi layang (elevated), bus melaju tanpa bercampur langsung dengan kendaraan lain di bawahnya. Kondisi inilah yang membuat masyarakat menjulukinya sebagai 'jalur langit'. Direktur Operasional PT Transjakarta, Daud Joseph, menegaskan saat uji coba Koridor 13 pada 2017 mengatakan jalur itu membutuhkan kewaspadaan tinggi karena struktur dan ketinggiannya. "Karena tinggi banget, sampai ada yang 23 meter, kondisi di atas juga banyak tikungan, sangat dibutuhkan kewaspadaan yang tinggi," ungkap Joseph saat uji coba koridor 13 pada 15 Mei 2017 silam dikutip dari Kompas.com. "Makanya untuk koridor ini, kami mau rekrut pramudi yang senior dan master. Ini untuk keamanan penumpang," sambungnya.