Rahel Kahi Timba mungkin terdengar biasa saat ia mengenakan jaket ojek online di jalanan Kota Kupang. Namun, di balik kemudi motornya, perempuan 23 tahun ini adalah seorang atlet tinju yang mengharumkan nama Nusa Tenggara Timur (NTT) di ring tinju nasional.Rahel adalah potret nyata kegigihan. Di sela-sela kesibukannya mengejar prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON), ia tetap turun ke jalan sebagai mitra driver demi menyambung hidup dan kuliah hukumnya. Prestasi Rahel bukan kaleng-kaleng. Atlet asal Tabundung, Sumba Timur ini merupakan pemegang gelar Juara 1 Pra PON 2023 tingkat provinsi. Berkat ketangguhannya, ia berhasil mengamankan tiket untuk mewakili NTT dalam ajang PON 2024 di Aceh-Sumatera Utara.Tak hanya jago baku hantam di ring, Rahel juga moncer di bidang akademik. Prestasi olahraganya itu membuahkan beasiswa penuh di jurusan Ilmu Hukum salah satu perguruan tinggi di Kupang.Menjadi atlet dan mahasiswa sekaligus tentu butuh biaya tidak sedikit. Rahel memilih bergabung menjadi mitra Maxim Bike sejak 2023 karena fleksibilitas."Setiap hari saya harus mengatur waktu dengan disiplin. Mulai dari bekerja sebagai driver, latihan, dan juga kuliah," ujar Rahel.Dengan menjadi driver ojol, ia bisa menyesuaikan jadwal tarikan dengan jadwal latihan tinju yang padat. Menurutnya, penghasilan harian dari mengojek cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.Sebagai bentuk dukungan terhadap atlet lokal berprestasi, Maxim memberikan apresiasi khusus bagi Rahel. Bukan cuma piagam penghargaan, Rahel juga diberikan potongan komisi aplikasi 0%. Artinya, seluruh hasil tarikannya masuk kantong pribadi tanpa potongan perusahaan."Perjalanan Rahel menjadi contoh yang memotivasi untuk terus berjuang meraih cita-cita. Tentunya apresiasi kami berikan atas kegigihannya," kata Business Development Manager Maxim Indonesia, Ridwan Damang Muda.Bagi Rahel, jalanan bukan sekadar tempat mencari uang, tapi juga tempat belajar kedisiplinan. Ia mengaku senang menjalani profesi ini karena dukungan dari rekan-rekan sesama driver yang suportif."Saya merasa bahagia menjalani profesi ini karena selain waktu kerja fleksibel, saya juga bisa bertemu dengan banyak orang-orang baik," pungkasnya.