Perhitungan biaya mudik pakai mobil listrik BYD M6 mencakup tarif tol dan pengisian daya. Kedua faktor ini memiliki nilai tetap, sementara konsumsi daya setiap mobil listrik bisa berbeda. Multi purpose vehicle (MPV) listrik pertama di Indonesia, BYD M6 menggoda dengan desain, fitur, dan harga yang kompetitif. Selain itu, konsumsi baterai juga menjadi sorotan, mengingat tarif daya listrik akan menjadi pengganti biaya BBM. BYD M6 dibekali baterai berkapasitas 71.8 kWh yang mampu menghasilkan jarak tempuh 530 kilometer. Adapun bauran tenaga 150 kW dengan torsi 310 Nm. Berdasarkan tes yang dilakukan tim redaksi, dengan rute Jakarta-Bandung sebelumnya, konsumsi daya rata-rata mobil ini sebesar 25,9 kWh 100 kilometer atau setara 0,26 kWh per kilometer. Proses uji tersebut melibatkan dua orang lain sebagai penumpang, dengan masing-masing orang berbobot 68 Kg, 85 Kg dan 95 Kg sehingga total 248 Kg. Dengan tambahan muatan lebih kurang 10 Kg. Pengaturan AC dengan suhu low dengan pengaturan fan speed tingkat dua. Selama perjalanan menuju Bandung melewati jalur non tol, mode pengendaraan tetap pakai model normal untuk menggambarkan pola pemakaian sehari-hari. Test drive BYD M6. Gaya berkendara juga sewajarnya seperti di jalan umum dan tidak mencari konsumsi daya terbaik. Adapun untuk rute yang dilalui beragam, mulai dari jalan menanjak, menurun, jalan bergelombang dan rusak, hingga mulusnya aspal. Beberapa titik ditemukan kemacetan, namun, didominasi oleh rute menanjak. Hasilnya, pada layar MID tercatat total jarak dari Jakarta dan Bandung yaitu 221 kilometer dan baterai terpakai 48 persen. Saat dihitung daya yang terpakai sebesar 25,9 kWh per 100 Km atau 0,26 kWh per kilometer. Bila menggunakan konsumsi daya rata-rata tersebut, maka biaya mudik menggunakan BYD M6 rute Jakarta-Semarang bisa dihitung dengan cara berikut. Ilustrasi SPKLU mobil listrik di Tol Trans Jawa Berhubung rute yang menjadi acuan Jakarta - Semarang via Tol Trans Jawa, maka terdapat jarak sekitar 450 kilometer. Dengan waktu tempuh 5 sampai 7 jam dalam kondisi lalu lintas normal. Artinya, bila baterai BYD M6 dicas penuh di rumah, ada kemungkinan selama perjalanan untuk sampai Semarang tak membutuhkan pengisian daya. Tarif listrik rumah tangga non-subsidi saat ini berada di kisaran Rp 1.400–1.700 per kWh. Sementara tarif SPKLU seperti PLN, Voltron sekitar Rp 2.466,74 / kWh. Ilustrasi Tol Trans Jawa Untuk menempuh jarak 450 kilometer, dengan konsumsi daya rata-rata 0,26 kWh per kilometer, maka dibutuhkan daya sekitar 117 kWh. Katakanlah per kWh daya listrik Rp 2.500, maka totalnya dalam sekali perjalanan adalah Rp 292.500. Rute ini melintasi ruas tol utama seperti Jakarta-Cikampek, Cipali, hingga Batang-Semarang, dengan estimasi biaya tol Golongan I berkisar di angka Rp 421.000 Sehingga total biaya tol dan daya listrik menjadi Rp 713.500, belum biaya lain-lain seperti makan, layanan di masing-masing SPKLU dan akomodasi lainnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang