— Penjualan sepeda motor listrik Honda sepanjang 2025 menunjukkan kinerja yang cukup solid di tengah persaingan pasar yang semakin ramai. Meski tidak merinci angka secara detail, PT Astra Honda Motor (AHM) menyebut kontribusi motor listriknya terbilang signifikan, baik dari sisi volume maupun pangsa pasar. Direktur Marketing AHM Octavianus Dwi Putro mengatakan, capaian penjualan motor listrik Honda tahun lalu sudah berada di level dua digit jika dibandingkan dengan total pasar motor listrik nasional. “Lumayan signifikan nanti kalau angka tanya beliau ya tapi secara market share dan unit volume tahun lalu itu motor listriknya AHM lumayan lah,” ujar Octa yang ditemui di Jakarta, belum lama ini. Honda CUV e di IIMS 2026 Octa menjelaskan, saat ini persaingan di segmen motor listrik semakin ketat. Jumlah pemain bertambah, termasuk merek-merek kecil yang ikut meramaikan pasar. “Sudah double digit, motor listrik ke motor listrik. Kayaknya pemainnya lebih banyak motor listrik mungkin total-total ada termasuk yang kecil-kecil di atas 30 pemain. Artinya kalau dibagi rata dengan market share yang dua digit itu lumayan,” kata dia. Sebagai gambaran pasar, (AISI) mencatat penjualan sepeda motor listrik sepanjang 2025 berada di kisaran 17.000 hingga 17.100 unit. Angka tersebut mencerminkan kinerja penjualan motor listrik dari para anggota AISI, yaitu Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, dan TVS. Modifikasi Honda Icon e: bergaya dual purpose Sementara itu, berdasarkan data Surat Registrasi Uji Tipe (SRUT) dari Kementerian Perhubungan, total penjualan sepeda motor listrik di Indonesia sepanjang 2025 tercatat mencapai 55.059 unit. Angka tersebut dianggap mencerminkan angka penjualan seluruh unit motor listrik, yang telah lulus uji tipe mencakup anggota AISI dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli). Meski demikian, capaian tahun 2025 sebetulnya mengalami penurunan 28,6 persen dibandingkan 2024 yang membukukan penjualan 77.078 unit. Dari data AISI, penjualan motor listrik Honda disebut menjadi yang paling dominan. Tiga model andalan, yakni Honda Icon e, EM1 e, dan CUV e, menyumbang sekitar 95 persen dari total penjualan. Diskon motor listrik Honda pada Juli 2025 tembus puluhan juta rupiah. Meski demikian, Octa memilih untuk tidak mengungkapkan angka penjualan motor listriknya secara rinci ke publik. Octa menilai, perbedaan sumber data bisa memicu perdebatan. “Begini, bukan saya engga mau (buka angka), karena sumber datanya nanti bisa berdebat dengan itu makanya saya lebih baik tidak ada rilis yang resmi disitu, sebaiknya saya tidak mengumumkan,” ujarnya. “Beda dengan di asosiasi kita yang mengumumkan saya berani menyampaikan angka. Lebih ke sana ya. Mohon maaf susah ngomong kalau gitu,” kata Octa. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang