Peluncuran motor listrik baru Honda di Thailand memantik spekulasi soal kemungkinan kehadirannya di Indonesia. Model yang dimaksud adalah Honda UC3, skuter listrik urban yang resmi debut di Negeri Gajah Putih pada Januari 2025. Lantas, apakah motor tersebut akan segera menyapa pasar domestik? Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM), Octavianus Dwi, memilih memberikan jawaban diplomatis saat ditanya peluang masuknya model listrik baru Honda ke Indonesia. “Nanti ditunggu saja, karena model itu akan disesuaikan dengan kebutuhan,” ujar Octa di Jakarta (25/2/2026). Pernyataan tersebut membuka peluang, sekaligus menegaskan bahwa strategi produk akan diselaraskan dengan kebutuhan dan kondisi pasar Indonesia. Secara global, langkah Honda menghadirkan UC3 di Thailand menandai ekspansi motor listriknya di kawasan Asia Tenggara. Honda UC3 bukan sekadar model konsep, melainkan produk yang sudah resmi diperkenalkan ke publik. Nama UC3 juga telah terdaftar di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Indonesia dengan nomor registrasi IDM001340781 atas nama Honda Motor Co., Ltd. yang beralamat di Tokyo, Jepang. Menariknya, nama UC3 juga telah terdaftar di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Indonesia dengan nomor registrasi IDM001340781 atas nama Honda Motor Co., Ltd. yang beralamat di Tokyo, Jepang. Pendaftaran ini menjadi sinyal awal keseriusan Honda dalam menyiapkan model tersebut untuk pasar tertentu, termasuk Indonesia. Meski begitu, pendaftaran merek belum tentu langsung diikuti peluncuran resmi. Dari sisi desain, UC3 tampil berbeda dibanding skuter konvensional. Garis bodinya futuristis dan modern, dengan pendekatan minimalis khas kendaraan listrik. Honda UC3 Model ini dirancang sebagai skuter elektrik untuk mobilitas perkotaan, menyasar komuter yang membutuhkan kendaraan ringkas, praktis, dan ramah lingkungan. Jika benar masuk Indonesia, UC3 berpotensi memperkaya lini elektrifikasi Honda sekaligus mempertegas komitmen AHM dalam transisi menuju kendaraan rendah emisi. Namun untuk saat ini, konsumen masih harus bersabar. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang