Indomobil Emotor Sprinto resmi meluncur di GJAW 2025. Sepeda motor listrik baru tersebut tampilannya seperti skutik konvensional, dibanderol Rp 25,5 juta. Sekilas, tampilan Sprinto mengingatkan ke skutik konvensional, seperti Honda Vario 125. Bahkan dari segi harga ternyata beda tipis, Vario 125 dibanderol Rp 24 juta sampai Rp 25 jutaan. Lalu bagaimana kalau keduanya dibandingkan? Honda Vario 125 di booth Honda pada ajang IIMS 2025 Secara dimensi, Sprinto punya panjang 1.980 mm, lebar 745 mm, tinggi 1.115 mm, serta ground clearance 150 mm. Ukuran Sprinto sedikit lebih besar dari Vario 125 (1.918mm x 679mm x 1.066mm). Untuk spesifikasi, Sprinto dilengkapi baterai berkapastias 2,45 kWh. Jarak tempuh dari baterai penuh mencapai 110 Km, cukup jauh untuk motor di kelasnya. Kalau Vario 125, mesinnya pakai teknologi eSP, 124,8cc. Klaim dari Honda, konsumsi BBM-nya tembus 51,7 Km per liter, kapasitas tangkinya 5,5 liter, artinya dari penuh, bisa menempuh jarak 280-an Km. Indomobil Emotor Internasional (IEI) resmi meluncurkan skuter listrik Sprinto pada gelaran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Buat motor listriknya, Sprinto menggunakan motor listrik 3,5 kW (4,7 TK) dengan torsi instan 195 Nm. Kecepatan maksimalnya bisa tembus 95 Kpj, ada tiga mode kecepatan dan juga Boost Mode. Sementara Vario 125, tenaganya 8,2 kW (11 TK) dan torsi di 10,8 Nm. Tidak ada mode berkendara, paling ada sistem start/stop saja yang bisa bantu menghemat BBM dengan mematikan mesin saat motor berhenti. Di atas kertas memang tenaga Sprinto kalah, tapi torsi besar dan instan ala motor listrik tentu lebih unggul. New Honda Vario 125 Advance Matte Red Bicara fitur, Sprinto dibekali Traction Control System (TCS), Combi Brake Assist, Hill Start Assist, Regenerative Braking, Anti-Theft Alarm, hingga perlindungan IP67 yang tahan air dan debu. Untuk kenyamanan, tersedia Keyless Start, Push Assist Mode, Reverse Mode, Wide Storage, Emergency Mode, Active Bluetooth Speaker, serta sistem hiburan terintegrasi. Sementara Vario 125 dengan harga yang beda tipis, lampunya sudah LED, bagasi di bawah jok lega (18 liter), colokan USB, digital meter, keyless, dan rem combi-brake system. Jadi dari harga yang mirip-mirip, lebih pilih membeli motor listrik seperti Sprinto atau tetap setia dengan motor bensin, Vario 125? Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang