Pasar motor listrik dari anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan lonjakan signifikan hingga November 2025. Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI, mengungkapkan bahwa penjualan motor listrik yang berasal dari anggota AISI kini berada di kisaran belasan ribu unit. ”Angkanya masih sekitar 16.000 (unit) berapa gitu, aku enggak begitu ingat sih. Itu sampai bulan November,” ujar Sigit, kepada Kompas.com (11/12/2025). TVS iQube S di IMOS 2025 Data ini mencakup produsen yang memang menjual motor listrik di bawah naungan AISI, yaitu Honda, TVS, dan sebagian kecil dari Kawasaki. Dari angka tersebut, Sigit menegaskan bahwa kontribusi terbesar berasal dari Honda. “Mayoritas Honda, hampir 95 persen,” kata Sigit. Adapun Yamaha dan Suzuki hingga saat ini belum memiliki catatan penjualan motor listrik dalam kelompok AISI. Booth Kawasaki di IIMS 2024 memajang Ninja e-1 dan Z e-1 Sigit juga menekankan bahwa AISI tidak memasang target khusus untuk penjualan motor listrik sepanjang 2025. Seperti diketahui, kinerja tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu, ketika total penjualan motor listrik AISI baru mencapai 1.500 unit. Lonjakan tahun ini salah satunya tak lepas dari langkah agresif Astra Honda Motor (AHM) yang mengguncang pasar melalui diskon besar-besaran pada pertengahan 2025. Test ride Honda CUV e: Model Honda CUV e: menjadi pusat perhatian ketika harga varian standar turun drastis dari Rp 54,45 juta menjadi sekitar Rp 19 jutaan. Bahkan varian CUV e: Roadsync Duo yang biasa dijual Rp 65 jutaan ikut anjlok menjadi Rp 26 jutaan. Tak mengherankan, ribuan konsumen berebut memanfaatkan penawaran tersebut hingga stok motor listrik Honda ludes hanya dalam waktu singkat. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang