JAKARTA, KOMPAS.com - Pengguna mobil transmisi matik atau otomatis kerap menganggap sepele urutan saat menghentikan kendaraan. Tak sedikit pengemudi yang langsung memindahkan tuas ke posisi P (park) sebelum mobil benar-benar berhenti total. Kebiasaan ini berpotensi menimbulkan dampak pada komponen transmisi jika dilakukan berulang. Menurut Freddy, Direktur Domo Transmisi, kebiasaan memasukkan tuas ke posisi P saat mobil masih bergerak bukan langkah yang tepat. "Yang tidak bagus itu kalau mobil belum berhenti total tapi sudah masuk ke P. Itu bisa membebani komponen pengunci di dalam transmisi," kata Freddy kepada Kompas.com, Senin (2/3/2026). Freddy menjelaskan, pada posisi P terdapat mekanisme pengunci yang berfungsi menahan putaran output transmisi agar roda tidak bergerak. Jika tuas dipindahkan saat kendaraan masih berjalan, meski pelan, komponen tersebut bisa menerima tekanan mendadak. Ilustrasi tuas transmisi matik Dalam jangka panjang, beban yang tidak semestinya itu berisiko mempercepat keausan, terutama pada parking pawl atau pengunci parkir. Dampaknya memang tidak langsung terasa, tetapi bisa memicu bunyi kasar atau bahkan gangguan saat memindahkan tuas di kemudian hari. Freddy menyarankan agar pengemudi memastikan kendaraan benar-benar berhenti sempurna sebelum memindahkan tuas ke P. Idealnya, kaki tetap menginjak pedal rem hingga mobil diam total, lalu pindahkan tuas secara perlahan. "Selama posisi kendaraan sudah berhenti, mau dari N ke P atau langsung ke P itu tidak masalah. Yang penting jangan saat mobil masih jalan," ujarnya. Selain itu, pada kondisi parkir di jalan menurun, pengemudi juga disarankan mengaktifkan rem tangan terlebih dahulu sebelum melepas pedal rem. Cara ini membantu mengurangi beban yang ditanggung sistem transmisi. Pada akhirnya, urutan sederhana saat menghentikan mobil matik bukan sekadar soal kebiasaan, melainkan bagian dari perawatan. Memastikan kendaraan berhenti total sebelum masuk P bisa memperpanjang usia komponen dan menjaga performa transmisi tetap optimal. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang