Suara dengung dari area CVT (Continuously Variable Transmission) pada motor matik kerap membuat pemilik khawatir. Bunyi halus yang muncul saat akselerasi awal sering dianggap sebagai tanda kerusakan serius, padahal tidak semua suara dari ruang CVT berarti komponen harus langsung diganti. Menurut Agung, teknisi Vansy Motor di Tangerang, suara dengung ringan pada CVT sebenarnya masih tergolong normal dalam kondisi tertentu. “CVT memang punya suara khas, terutama saat awal jalan. Selama tidak ada getaran berlebih atau sentakan, biasanya masih aman,” kata Agung kepada Kompas.com, Sabtu (28/2/2026). Agung menjelaskan, suara normal umumnya terdengar halus dan konsisten ketika motor mulai bergerak dari posisi diam. Roller yang bergerak di dalam pulley depan serta v-belt yang mencengkeram pulley bisa menimbulkan dengung ringan. Suara ini biasanya tidak semakin keras seiring kenaikan kecepatan. Sebaliknya, suara abnormal cenderung kasar, tidak stabil, atau muncul bersamaan dengan getaran di dek kaki. Dalam kondisi tertentu, bunyi bisa berubah menjadi seperti gesekan logam atau dengung berat yang makin jelas saat gas dibuka lebih dalam. Ini bisa menandakan roller aus tidak rata, v-belt mulai retak, atau rumah kopling ganda sudah tidak presisi. “Kalau dengungnya makin keras dan ada rasa seperti selip atau hentakan, sebaiknya segera dicek. Jangan tunggu sampai v-belt putus di jalan,” ujar Agung. Ilustrasi servis CVT motor matik. Ia menyarankan deteksi awal dilakukan dengan memperhatikan perubahan karakter suara. Bila bunyi muncul tiba-tiba dan berbeda dari biasanya, pemilik motor sebaiknya tidak menunda pemeriksaan. Membersihkan ruang CVT dari debu kampas ganda juga penting, karena penumpukan kotoran bisa memicu suara tidak wajar. Servis berkala setiap 8.000–10.000 kilometer dinilai cukup untuk menjaga performa CVT tetap optimal. Pemeriksaan meliputi kondisi roller, v-belt, kampas ganda, serta rumah kopling. “Tidak semua dengung harus langsung bongkar total. Kadang cukup dibersihkan dan dicek komponennya saja,” kata Agung. Dengan memahami perbedaan suara normal dan abnormal, pemilik motor matik bisa lebih tenang sekaligus sigap. Penanganan sejak dini penting agar kerusakan tidak merembet ke komponen lain yang biayanya lebih besar. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang