Servis CVT pada sepeda motor matik sangat penting untuk menjaga performa dan kenyamanan berkendara. Komponen ini berperan mentransfer tenaga mesin ke roda penggerak dengan rasio percepatan sesuai kebutuhan. Sistem ini bekerja terus-menerus, sehingga komponen di dalamnya rentan terhadap keausan jika tidak dirawat secara berkala. Agus, Service Advisor Ahass Cawas, Klaten mengatakan servis CVT dianjurkan setiap 8.000 kilometer atau 6 bulan. “Pada jarak ini, CVT butuh dilakukan pembersihan dan pemeriksaan ringan untuk memastikan semua komponen masih dalam kondisi baik,” ucap Agus kepada KOMPAS.com, Sabtu (11/4/2026). Namun, apabila motor sering digunakan dalam kondisi berat seperti macet, jalan berdebu, atau penggunaan harian intensif, servis sebaiknya dilakukan lebih cepat, sekitar 6.000 hingga 8.000 kilometer. “Sekitar 20.000 hingga 25.000 kilometer, beberapa komponen seperti v-belt dan roller umumnya mulai menunjukkan tanda keausan dan perlu diperhatikan lebih serius,” ucap Agus. Ilustrasi roller CVT motor matik Salah satu proses utama dalam perawatan adalah pembersihan rumah CVT. Debu dari v-belt dan kampas kopling yang menumpuk dapat meningkatkan gesekan dan suhu, sehingga mempercepat kerusakan komponen. Selain itu, roller CVT juga diperiksa kondisinya. Roller yang sudah peang atau aus tidak merata dapat menyebabkan tarikan motor menjadi tidak halus dan terasa bergetar. “Pemeriksaan v-belt juga sangat penting karena komponen ini memiliki umur pakai terbatas. Jika sudah retak, getas, atau menipis, v-belt harus segera diganti untuk menghindari risiko putus di jalan,” ucap Agus. Komponen lain yang diperiksa adalah kampas kopling dan mangkoknya. Jika kampas sudah aus atau permukaannya licin, umumnya akan muncul gejala bergetar saat akselerasi. “Gejala bergetar saat akselerasi ini sering disebut ‘gredek’ karena suara dan getarannya yang khas,” ucap Agus. Puli dan variator juga tidak luput dari pengecekan. Permukaan yang baret atau tidak rata dapat mengganggu pergerakan roller dan mempengaruhi kinerja CVT secara keseluruhan. Kesimpulannya, servis CVT meliputi pembersihan dan pemeriksaan berbagai komponen penting. Dengan melakukan servis secara rutin sesuai interval, performa motor tetap optimal dan risiko kerusakan besar dapat dicegah. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang