Mobil modern dibekali fitur drive mode, menyesuaikan kondisi jalan apakah basah, berpasir dan sejenisnya. Fitur ini melibatkan pengaturan sistem perangkat lunak pada sistem sehingga kendaraan lebih mudah dikendarai. Salah satu mobil yang memiliki fitur drive mode adalah Mitsubishi Xforce, mobil bikinan Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia di Bekasi, Jawa Barat, dan dipasarkan di negara-negara ASEAN, Asia Selatan, Amerika Latin, Timur Tengah, dan juga Afrika. Xforce memiliki fitur keamanan Drive Mode yang bisa disesuaikan dengan kondisi jalan dan cuaca. Terdapat 4 mode berkendara yang bisa diatur pengemudi, yaitu Normal, Wet, Gravel, dan Mud. Sesuai namanya, Normal untuk medan jalan yang umum, Wet untuk situasi hujan atau basah, Gravel untuk kondisi tanah atau kerikil, dan Mud untuk lumpur. Pilihan mode berkendara tersebut cukup diatur melalui tombol di sebelah tuas transmisi. Pilihan mode berkendaranya akan tampil pada layar di dasbor, sehingga memudahkan pengemudi memantaunya. Cara kerja fitur canggih ini melibatkan pengaturan mesin, transmisi, rem, dan power steering yang kemudian terintegrasi dengan kontrol traksi, kontrol stabilitas, dan Active Yaw Control (AYC). Komunitas pengguna Mitsubishi Xforce yang tergabung dalam Xforce Owner Club (XFOC) Indonesia merayakan hari jadi pertamad di Ancol. Khusus mode Wet, sesuai namanya, mode ini dirancang khusus untuk menghadapi kondisi jalan basah atau licin, seperti saat hujan, genangan air, atau jalan berlumut. Tapi sebenarnya kapan sebaiknya Mode Wet ini digunakan? Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia mengatakan Wet Mode itu bukan mode banjir, tapi jalanan basah. “Mengaktifkan Wet Mode bisa saat mobil awal starter, langsung aktifkan tak masalah, karena nggak boleh nunggu dulu, baru kita memilih. Kita pilih dulu aja, starter langsung taruh di wet mode. Jadi kalau wet mode itu 100 persen bukan gimik,” ucap Rifat dalam keterangan resminya. Sentuhan desain modern dengan garis bodi tegas membuat tampilan Mitsubishi XFORCE tidak hanya sporty, tetapi juga elegan sehingga cocok bagi perempuan urban yang ingin tampil percaya diri di jalan. Saat mode ini diaktifkan, sistem mobil akan menyesuaikan cara kerja mesin, transmisi, dan sistem kendali traksi untuk memberikan kendali yang lebih stabil dan aman di jalan licin. Wet Mode sangat membantu dan dibutuhkan saat kondisi mengemudi pada hujan deras, menerjang jalanan yang tergenang air, permukaan jalan licin karena lumpur, tanah basah, atau lumut, atau saat mengemudi di area pegunungan atau daerah dengan curah hujan tinggi. Jika kondisi jalan kembali kering, bisa dikembalikan ke drive mode Normal. Dengan mengaktifkan Wet Mode, sistem akan melakukan beberapa penyesuaian, seperti pengaturan tenaga mesin secara halus sehingga mobil tidak langsung menghentak saat pedal gas diinjak agar lebih mudah dikendalikan di jalan licin. Mitsubishi Xforce GJAW 2025 Selain itu ada pengaturan untuk meningkatkan traksi (daya cengkram ban ke jalan) lewat bantuan traction control yang bekerja lebih aktif untuk mencegah ban selip. Saat Wet Mode, respons kemudi juga jadi lebih halus sehingga terasa lebih stabil, pengemudi bisa lebih percaya diri bermanuver dengan aman meski jalan licin. Transmisi juga akan menyesuaikan perpindahan gigi dengan lebih lembut untuk menghindari hentakan mendadak. Untuk mengaktifkan Wet Mode pada Xforce cukup mudah. Pastikan mobil dalam keadaan menyala, lalu cari kenop Drive Mode di konsol tengah dekat tuas transmisi. Putar atau tekan hingga indikator di layar menunjukkan Wet Mode. Mode ini akan aktif secara otomatis, dan pengaturan mobil langsung disesuaikan. Meski fitur Drive Mode "Wet" di Xforce sangat bermanfaat untuk menambah rasa aman saat berkendara di jalan basah atau licin, namun sebagai pengendara juga harus tetap waspada dengan menjaga kecepatan dan jarak aman. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang