Setelah menempuh perjalanan panjang saat mudik Lebaran, banyak pemilik mobil bertanya-tanya: kapan waktu ideal untuk melakukan servis? Jawabannya sebenarnya sederhana, yaitu ikuti panduan di buku servis dan jadwal perawatan berkala dari bengkel resmi. Namun, perhatian tidak boleh berhenti saat perjalanan usai. Justru setelah mudik, mobil perlu dicek kembali untuk memastikan tidak ada komponen yang mengalami penurunan performa. Volume kendaraan di jalur selatan Jawa Barat mulai mengalami lonjakan signifikan pada H+3 Lebaran, Selasa (24/3/2026). Guna mengantisipasi kemacetan panjang di titik pertemuan arus, kepolisian mulai menerapkan rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way sepenggal. Service Manager Honda Mandalasena Malang, M Taufik R, mengingatkan para pemudik untuk melakukan pengecekan kendaraan secara menyeluruh setelah mudik. “Jadi konsumen setelah mudik itu kebanyakan melakukan servis perawatan berkala. Misalnya ada yang servis di 30.000 km, ada yang 40.000 km,” katanya, kepada Kompas.com (29/3/2026). Artinya, waktu ideal servis bukan ditentukan oleh momen mudik itu sendiri, melainkan tetap mengacu pada jarak tempuh atau interval yang sudah ditentukan pabrikan. Perawatan mobil di bengkel resmi Honda Gajah Mada Semarang Jika setelah mudik kilometer mobil sudah mendekati atau melewati jadwal servis, maka itulah saat yang tepat untuk segera melakukan perawatan. Dalam servis tersebut, beberapa pekerjaan yang paling umum dilakukan adalah penggantian oli mesin dan filter oli, serta pengecekan berbagai komponen penting kendaraan. “Biasanya mereka ganti oli mesin dan filter oli. Selain itu ada pengecekan kaki-kaki, pengecekan angin ban, pengecekan kampas rem, pengecekan air radiator, dan juga pengecekan disc brake,” kata Taufik. Ganti oli mesin mobil Pengecekan ini menjadi krusial karena selama perjalanan mudik, mobil bekerja lebih keras dari biasanya. Dari membawa beban lebih berat hingga menghadapi kondisi jalan yang beragam. Tak hanya komponen utama kendaraan, sistem pendingin kabin juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan sebelum perjalanan jauh. “AC juga masuk. AC kan diperlukan supaya kenyamanan pada saat perjalanan,” ujarnya. Perlunya menyesuaikan tekanan angin ban. Selain itu, pengecekan tekanan angin ban juga dilakukan. Menurutnya, tekanan angin ban yang sesuai standar sangat penting untuk menjaga stabilitas kendaraan selama perjalanan jauh, terutama ketika mobil membawa penumpang dan barang lebih banyak dari biasanya. “Yang kedua adalah mengecek minyak rem. Minyak rem itu fungsinya pada saat pengereman, fungsi rem itu biar tetap lebih stabil karena biar tidak terlalu panas,” kata dia. Selain itu, kampas rem juga menjadi komponen yang wajib diperiksa demi menjaga keselamatan selama perjalanan. Pengecekan cairan kendaraan juga tidak kalah penting. Ilustrasi servis mobil di diler resmi Honda. Taufik menekankan agar pemilik mobil memastikan kondisi air radiator serta cairan wiper dalam keadaan cukup sebelum melakukan perjalanan jauh. “Yang ketiga itu harus ada pengecekan air radiator dan air wiper. Tujuannya apa? Air wiper pada saat mungkin ada gerimis atau ada kotoran itu biar disapu lebih enak,” ujarnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang