Kondisi rem mobil menjadi salah satu komponen penting yang harus selalu diperhatikan oleh pemilik kendaraan, terutama sebelum digunakan untuk mudik lebaran. Foreman Aha Motor Aji Dwi Nugroho, mengatakan kondisi sistem rem pada mobil sebaiknya selalu diperiksa berkala ke bengkel, namun ada beberapa kondisi bisa diperiksa dari reservoir. “Level minyak rem akan berkurang seiring dengan pemakaian mobil, karena semakin tipis kampas rem akan membuat level minyak rem turun di batas minimal,” ucap Aji kepada Kompas.com, belum lama ini. Aji menjelaskan, ketika level minyak rem berada di batas minimal, hal tersebut belum tentu menandakan adanya kebocoran. Kondisi ini bisa terjadi akibat perubahan posisi komponen mekanis pada sistem pengereman. Tabung minyak rem mobil Menurutnya, kampas rem yang semakin menipis akan membuat piston kaliper bergerak lebih maju mendekati titik kerja rem. Pergerakan ini membuat ruang pada sistem hidrolik bertambah sehingga level minyak rem di reservoir terlihat menurun. “Logikanya minyak rem tidak akan berkurang karena berada pada rangkaian tertutup, dia bisa berkurang bila ada permasalahan,” ucap Aji. Menurut Aji, ada beberapa penyebab yang dapat membuat level minyak rem berkurang. Kondisi ini bisa terjadi karena kampas rem yang sudah menipis atau adanya kebocoran pada sistem minyak rem. “Jika berkurangnya dalam kurun waktu lama, setahun atau dua tahun bisa saja disebabkan oleh kampas rem yang menipis,” ucap Aji. Volume minyak rem bisa berkurang apabila terjadi kebocoran pada beberapa titik di sistem pengereman. Kebocoran ini bisa terlihat secara kasatmata maupun tidak, misalnya akibat masalah pada booster rem. “Selain itu bisa juga dari seal rem di setiap roda, pipanya, atau dari master rem atas, biasanya akan terdeteksi saat melakukan servis rem berkala” ucap Aji. Berkurangnya volume minyak rem juga dapat disebabkan oleh proses penguapan, yang umumnya ditandai dengan perubahan warna cairan. Karena itu, jika level minyak rem menurun dan warnanya terlihat lebih gelap dari biasanya, kondisi tersebut bisa menjadi tanda bahwa kualitas minyak rem sudah menurun dan perlu diganti. “Kualitas minyak rem yang sudah jelek ditandai dengan warnanya jadi agak hitam akibat meningkatnya kandungan air,” ucap Aji. Namun, jika kualitas minyak rem sudah menurun, Aji menyarankan agar segera melakukan penggantian atau kuras minyak rem. Langkah ini penting untuk mengembalikan kinerja sistem pengereman agar tetap optimal dan aman digunakan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang