Seiring dengan penggunaan, rem pada mobil biasanya akan mengalami perubahan. Hal ini tentu saja mengarah pada penurunan performa dari kerja atau fungsinya. Karena itu, penting bagi pemilik mobil untuk rutin mengecek fungsi rem yang menjadi komponen vital. Apalagi saat kendaraan akan digunakan menempuh perjalanan jarak jauh seperti mudik Lebaran. Pasalnya, saat melakukan perjalanan mudik, sering kali mobil membawa beban berlebih yang secara otomatis meningkatkan gaya inersia dan memperpanjang jarak pengereman. Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengatakan memastikan rem tetap optimal bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan kebutuhan mutlak untuk menghadapi situasi darurat di jalan raya. Ilustrasi kampas rem mobil “Keselamatan keluarga saat mudik sangat bergantung pada kondisi kendaraan, salah satunya adalah performa rem yang optimal, terutama ketika mobil membawa beban penuh. Karena itu, kami mengimbau pengendara untuk melakukan pengecekan menyeluruh," ujar Hariadi, Senin (9/3/2026). Pengecekan Lebih lanjut ia menjelaskan, pengecekan sistem pengereman bisa dilakukan dengan beberapa langkah berikut. 1. Komponen Mekanis dan Gesekan Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa ketebalan kampas rem (brake pads/shoes) untuk memastikan daya cengkeram tetap optimal. Jika ketebalan sudah di bawah batas minimal, segera lakukan penggantian sebelum merusak bagian lain. Perhatikan juga kondisi permukaan piringan cakram (disc brake). Pastikan tetap rata dan tidak mengalami gejala warped yang dapat menimbulkan getaran pada setir saat pengereman. Pengecekan rem mobil di bengkel Suzuki Selanjutnya, cek kondisi rem tromol bagian belakang. Lakukan penyetelan ulang celah sepatu rem agar kinerja rem tangan tetap pakem saat kendaraan harus berhenti di tanjakan curam. Selain itu, pastikan piston pada kaliper dapat bergerak bebas tanpa hambatan dengan memberikan pelumasan khusus pada pin kaliper. 2. Sistem Hidraulis dan Cairan Seperti diketahui, kualitas minyak rem (brake fluid) memegang peranan penting dalam menyalurkan tekanan dari pedal ke seluruh roda secara akurat. Karena bersifat higroskopis, minyak rem dapat menyerap uap air yang dapat menurunkan titik didihnya dan berisiko memicu korosi internal. “Pastikan mobil Suzuki Anda menggunakan cairan Ecstar dengan standar DOT 3 atau DOT 4 sesuai spesifikasi pabrikan guna menghindari kerusakan seal karet,” katanya. Ilustrasi servis mobil di bengkel Suzuki. Jika terdapat udara pada sistem hidraulis rem, efeknya dapat menyebabkan pedal rem terasa lemah. Sebagai bentuk penanggulangan, lakukan proses bleeding dengan benar agar seluruh udara yang terperangkap di dalam sistem hilang, sehingga tekanan booster rem dan master rem tetap berada pada kondisi prima. Selain itu, cek apakah ada gejala selang fleksibel yang mengembang atau retak, karena kerusakan kecil pada bagian ini dapat menyebabkan kebocoran tekanan. 3. Antisipasi Vapor Lock Ketika melewati jalur pegunungan dengan turunan tajam, risiko brake fade atau penurunan daya pengereman akibat panas ekstrem sering kali terjadi. Kondisi ini bisa diperparah oleh vapor lock, yaitu penguapan minyak rem yang membuat rem kehilangan daya tekan sepenuhnya. Untuk menghindari kondisi tersebut, kombinasikan penggunaan rem dengan teknik engine brake guna membantu mengurangi beban kerja mekanis pada piringan dan kampas rem. Bagi mobil modern yang dilengkapi fitur Anti-lock Braking System (ABS), pastikan seluruh sensor kecepatan roda dalam kondisi bersih. Keberadaan Electronic Brakeforce Distribution (EBD) dan Brake Assist sangat membantu distribusi gaya pengereman secara elektronik, terutama saat mobil bermuatan penuh penumpang serta barang bawaan. Suzuki Fronx GL “Apabila lampu peringatan rem atau simbol ABS pada dasbor menyala, segera lakukan diagnosis di bengkel resmi Suzuki untuk memastikan sistem tetap bekerja dengan baik,” ucapnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang