Menjadi salah satu komponen penting pada kendaraan, kampas rem memiliki masa pakai. Artinya, dalam kurun waktu tertentu, perlu ada penggantian. Penggantian dilakukan agar fungsinya tetap optimal. Namun demikian, sebenarnya tidak ada patokan baku mengenai kapan kampas rem mobil harus diganti. "Tidak ada angka pasti yang berlaku untuk semua mobil, karena usia kampas rem sangat dipengaruhi oleh jenis transmisi, gaya mengemudi, dan kondisi jalan yang dilalui," tulis Daihatsu, dikutip dari laman resminya, Kamis (23/7/2026). Karena itu, pemilik mobil wajib melakukan pengecekan secara berkala untuk mengetahui kondisi kampas rem. Pasalnya, bila sudah tipis, kampas rem bisa memengaruhi daya pengereman, bahkan berpotensi membahayakan keselamatan berkendara. Kampas rem mobil Bendix Heavy Duty Acuan Umum Meski tidak ada patokan baku, secara umum ada beberapa hal yang bisa dijadikan acuan penggantian kampas rem, yakni: Mobil transmisi manual: sekitar 60.000–80.000 km, karena pengemudi lebih sering memanfaatkan engine brake sehingga kampas rem tidak terlalu terbebani. Mobil transmisi otomatis (matik): sekitar 35.000–40.000 km, lebih cepat karena minim engine brake sehingga rem kaki lebih sering digunakan. Secara umum menurut rekomendasi pabrikan: berkisar 20.000–80.000 km, tergantung jenis mobil dan kondisi pemakaian. Test drive Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid Untuk pengecekan kondisi fisik kampas rem, dapat dilakukan saat mobil menjalani servis berkala setiap kelipatan 10.000 kilometer (km), atau lebih cepat jika mobil sering digunakan di jalan padat, menanjak, atau kerap membawa beban berat.