Pemilik mobil kerap mengira perawatan AC harus selalu dilakukan di bengkel khusus. Ada sejumlah langkah sederhana yang sebenarnya bisa dilakukan sendiri di rumah untuk menjaga sistem pendingin kabin tetap sehat, terutama pada mobil yang jarang digunakan dalam aktivitas harian. Menurut Gunawan, pemilik bengkel spesialis AC Premium99 AC, salah satu perawatan paling mudah adalah tetap menyalakan AC meski mobil tidak sering dipakai. Langkah ini penting untuk menjaga sirkulasi freon dan mencegah komponen AC menjadi kering akibat terlalu lama tidak bekerja. “Kalau mobil jarang dipakai, AC tetap harus dihidupkan supaya terjadi sirkulasi. Prioritaskan agak dinginan, suhunya pakai maksimal, blower dibuat agak cepat, tapi tidak perlu lama-lama,” kata Gunawan kepada Kompas.com, Selasa (20/1/2026). Ia menjelaskan, durasi menyalakan AC cukup sekitar satu menit saja. Waktu singkat tersebut sudah cukup untuk membantu sirkulasi freon berjalan dengan baik dan menjaga kinerja kompresor tetap optimal. Ilustrasi AC mobil Gunawan menambahkan, meski AC berada di kondisi paling dingin, sistem pendingin modern umumnya tetap mampu mendinginkan kabin dengan cepat. Karena itu, pemilik mobil tidak perlu khawatir AC bekerja terlalu berat selama dilakukan dalam waktu singkat. Namun, ada hal penting yang perlu diperhatikan. Saat mesin mobil baru dinyalakan dan masih dalam proses pemanasan awal, sebaiknya AC tidak langsung dihidupkan. Tujuannya agar mesin tidak mendapat beban tambahan ketika suhu kerja belum stabil. “Waktu panaskan mobil pertama kali, sebaiknya jangan ada beban dulu. AC jangan langsung dinyalakan,” ujarnya. Dengan kebiasaan sederhana tersebut, Gunawan menilai pemilik kendaraan bisa membantu memperpanjang usia komponen AC sekaligus menjaga kenyamanan kabin, tanpa harus sering datang ke bengkel hanya untuk perawatan ringan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang