Mobil klasik memiliki daya tarik tersendiri berkat desain ikonik dan nilai historisnya. Beberapa mobil klasik masih banyak dijumpai di jalan dan berfungsi normal. Namun, di balik keindahan tersebut, terdapat berbagai kendala teknis yang sering muncul karena faktor usia dan teknologi yang sudah tertinggal. Wawan, pemilik bengkel Krisna Jaya Motor Boyolali mengatakan salah satu masalah paling umum adalah pada sistem karburator. “Komponen ini sangat sensitif terhadap kotoran dan kualitas bahan bakar, sehingga mudah menyebabkan mesin brebet, sulit langsam, atau boros konsumsi BBM,” ucap Wawan kepada KOMPAS.com, Rabu (1/4/2026). Selain itu, sistem kelistrikan pada mobil klasik juga rentan bermasalah. Kabel yang sudah tua cenderung getas dan mudah rusak, sehingga dapat memicu gangguan seperti lampu redup, starter lemah, hingga mogok mendadak. “Kadang rangkaian kelistrikan standarnya sudah dimodifikasi atau memakai jalur terpisah, sehingga banyak dijumpai kabel-kabel tambahan guna menunjang sistem,” ucap Wawan. Mazda 626 Capella persiapan mudik Masalah lain yang sering terjadi adalah mesin mudah mengalami overheat. Sistem pendingin pada mobil lama tidak seefisien mobil modern, ditambah kondisi radiator yang kerap berkarat atau tersumbat. “Saat perjalanan jauh sudah menjadi penyakit umum mobil klasik, maka dari itu penting merawat sistem pendingin mesin pada mobil klasik,” ucap Wawan. Kebocoran oli juga menjadi kendala klasik. Seal dan gasket yang sudah aus sering menyebabkan rembesan oli atau cairan lain, sehingga perlu pengecekan dan penggantian secara rutin. Ilustrasi sistem karburasi pada Motuba Dari sisi ketersediaan suku cadang, pemilik mobil klasik sering menghadapi kesulitan. Banyak onderdil yang sudah tidak diproduksi, sehingga harus mencarinya di pasar khusus atau komunitas. “Beberapa alternatif juga bisa menjadi pilihan, seperti menggunakan komponen universal yang bisa diterapkan di semua model kendaraan,” ucap Wawan. Konsumsi bahan bakar pada mobil klasik umumnya lebih boros. Hal ini disebabkan oleh teknologi mesin yang belum efisien serta kondisi komponen yang mungkin sudah tidak optimal. Secara keseluruhan, memiliki mobil klasik membutuhkan perhatian ekstra dalam hal perawatan dan penggunaan. Dengan perawatan rutin dan pemahaman yang baik, mobil klasik tetap bisa digunakan dengan nyaman meski memiliki berbagai keterbatasan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang