Dewasa ini cuaca di beberapa wilayah di Indonesia tak menentu. Hujan dan panas silih berganti dalam sehari sangat mungkin terjadi, membuat aktivitas masyarakat susah tertebak. Termasuk salah satunya mencuci mobil yang kerap tertunda karena konsumen tak tahu kapan waktu yang tepat untuk melakukannya. Terlebih lagi konsumen ingin cat mobil tak menjadi kusam. Lantas, sebenarnya kapan waktu tepat mencuci mobil, berikut penjelasan dari ahli. Ari Wijaya, pemilik bengkel auto detailing & protection, King Protection Yogyakarta mengatakan mencuci mobil bisa dilakukan kapan saja, justru yang tak boleh adalah membiarkan mobil kotor dalam waktu lama. “Kapan aja boleh (mencuci mobil), mau hujan atau panas bisa saja, yang penting jangan tunggu kotor menumpuk, atau membiarkannya kering sendiri, nanti noda jadi membandel,” ucap Ari kepada KOMPAS.com, Sabtu (17/1/2026). Seperti musim saat ini, yang tak menentu kapan hujan dan panasnya, Ari menyarankan, konsumen membiasakan membilas atau mencuci ringan mobil setiap 2 sampai 3 hari sekali. Ilustrasi berkendara di musim hujan “Cuci ringan dengan cara menyiram air dan membasuh bodi mobil, terus dibilas lagi, setelah itu dilap sampai kering, jangan sampai kering sendiri agar cat dan kaca mobil tidak jamuran,” ucap Ari. Cuci ringan ini bisa menjadi jalan tengah ketika cuaca tak menentu karena mobil bakal cenderung lebih sering basah dan kena kotoran, terlebih unit digunakan mobilitas setiap saat. “Kalau mau ekstra aman, konsumen bisa pakai proteksi, seperti wax atau coating, biar kotoran tidak menempel di bodi mobil,” ucap Ari. Kesimpulannya, menurut Ari, asal rutin dibersihkan, cat mobil bakal tetap aman, bersih, dan kinclong, meski cuaca tak menentu seperti belakangan ini. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang