Biar Mesin Awet, Jangan Salah Patokan Saat Ganti Oli Tak sedikit pemilik mobil yang masih bertanya soal patokan mengganti oli mesin yang benar, apakah berdasarkan jarak tempuh atau sebaiknya waktu? Kondisi tersebut umumnya dialami pengguna mobil di perkotaan. Pasalnya, bila mengikuti jarak tempuh, biasanya belum tercapai, karena relatif pendek. Namun di satu sisi, dari segi waktu, mobil sudah memasuki masa untuk pergantian oli mesin. Lantas mana yang harusnya diikuti? Menjawab pertanyaan tersebut, sebelumnya Mulianto, Sr. Analyst PCO & Specialties PT Pertamina Lubricants menjelaskan, ada baiknya mengikuti mana yang tercapai lebih dulu. Pemeriksaan kualitas oli mesin dengan selembar tisu Bila secara jarak tempuh belum terpenuhi, namun dari segi waktu sudah waktunya mengganti oli, baiknya pemilik mobil jangan menunda untuk melakukan penggantian pelumas. "Keduanya benar, tinggal mana yang tercapai lebih dulu, apakah waktunya atau jaraknya. Untuk pengguna di perkotaan, umumnya jarak masih jauh, tapi secara waktu sudah tercapai. Baiknya kalau demikian, jangan ditunda untuk mengganti oli," kata Mulianto kepada Kompas.com, belum lama ini. Mulianto menjelaskan, meski mobil yang digunakan di perkotaan cenderung memiliki jarak tempuh yang pendek, namun secara beban kerja mesin, bisa lebih berat dibanding mobil yang kerap digunakan ke luar kota. Ilustrasi ganti oli cvt pada mobil. Kondisi tersebut lantaran mobil yang digunakan di dalam kota akan lebih sering dihadapi kondisi lalu lintas yang padat, sehingga kendaraan kerap menghadapi situasi stop n go dan kemacetan. Tanpa disadari, hal tersebut membuat kerja mesin juga lebih tinggi. Belum lagi ditambah dengan kebiasaan berkendara serta faktor eksternal lainnya yang bisa mempengaruhi kualitas oli. Ilustrasi mengecek kondisi oli mesin motor "Jadi, jangan tunggu jarak tercapai. Kalau memang sudah waktunya diganti, jangan ditunda. Perlu diingat, oli atau pelumas mesin memiliki peran yang sangat krusial," ucapnya. Ilustrasi ganti oli mobilBerdasarkan pantauan Kompas.com di market place, harga oli di bulan September tidak mengalami kenaikan. Jadi dari merek Federal Oil, Castrol, Evalube, dan Shell, harganya masih sama dengan bulan Agustus. Berikut Harga Oli Mesin Skutik per September 2025: Pelumas mesin motor harian dari Ipone Federal Oil Federal Matic 30 10W-30 0,8 L: Rp 56.000Federal Matic 40 10W-40 0,8L: Rp 56.000Federal Matic Ultratec 30 10W-30 0,8L: Rp 48.000 Castrol Castrol Activ Matic 10W-30 0,8L: Rp 55.900Castrol Activ Matic 20W-40 0,8L: Rp 61.900Castrol Power1 Ultimate Matic 10W-30 0,8L: Rp 74.900Castrol Power1 Matic 10W-30 0,8L: Rp 64.400Castrol Power1 Matic 10W-40 1L: Rp 81.300 Evalube Evalube Scootic YX 20W-40 Synthetic 0,8L: Rp 43.500Evalube Scootic HX 10W-30 Synthetic 0,8L: Rp 46.250Evalube Scootic RX Full Synthetic 10W-40: Rp 77.950 Shell Shell Advance AX7 Scooter 10W-40 1L: Rp 76.580Shell Advance AX7 Scooter 10W-30 0,8L: Rp 62.950Shell Advance 4T AX5 Scooter 20W-40 0,8L: Rp 46.833Shell Advance AX5 Scooter 10W-30: Rp 46.221Shell Advance Ultra Scooter 5W-40 1L: Rp 126.671. Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.