Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memperkuat koordinasi lintas instansi guna mempercepat penanganan jalan rusak yang marak terjadi akibat hujan berkepanjangan. Langkah ini dilakukan setelah kepolisian merampungkan pendataan ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Kepala Bagian Pembinaan Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, mengatakan curah hujan tinggi yang disertai genangan air telah mempercepat kerusakan jalan, mulai dari aspal terkelupas hingga munculnya lubang di sejumlah ruas. Kondisi tersebut dinilai berisiko tinggi bagi keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor. “Data kerusakan jalan sudah kami himpun secara menyeluruh di lima wilayah DKI Jakarta, termasuk wilayah penyangga. Setelah itu, kami langsung berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan instansi terkait untuk mendorong perbaikan sesegera mungkin,” ujar Robby kepada Kompas.com, Kamis (29/1/2026). Jalan berlubang di Jalan Juanda, Depok, menyebabkan banyak pengendara motor terjatuh Menurut dia, koordinasi dilakukan agar proses perbaikan bisa berjalan terarah dan tepat sasaran, sesuai tingkat urgensi di lapangan. Polisi juga menyampaikan hasil pendataan tersebut sebagai dasar penentuan prioritas ruas jalan yang perlu segera ditangani. Robby mengakui, perbaikan jalan tidak dapat dilakukan secara instan dan membutuhkan waktu. Meski demikian, pihaknya menegaskan komitmen untuk terus mengawal proses tersebut agar tidak berlarut-larut dan segera berdampak pada keselamatan lalu lintas. Di sisi lain, Ditlantas Polda Metro Jaya tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama berkendara, khususnya saat melintasi ruas jalan yang tergenang air atau memiliki permukaan tidak rata. Pengendara roda dua diminta mengurangi kecepatan dan menghindari manuver mendadak guna mencegah kecelakaan. “Keselamatan tetap menjadi prioritas. Sambil menunggu perbaikan dilakukan, kami meminta masyarakat bersabar dan lebih berhati-hati di jalan,” kata Robby. Koordinasi lintas instansi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi jalan sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan infrastruktur selama musim hujan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang