Saat mobil matik mogok di jalan, pemilik kendaraan sebaiknya tidak panik. Penanganan yang tepat sangat penting karena cara evakuasi yang keliru berisiko merusak sistem transmisi otomatis, terutama pada mobil dengan transmisi CVT. Salah satu kesalahan yang masih sering dilakukan adalah menderek mobil matik menggunakan tali atau kendaraan lain untuk menempuh jarak yang cukup jauh. Pemilik bengkel mobil Kafka, Kamal, mengatakan cara paling aman menangani mobil matik yang mogok adalah menggunakan derek gendong. "Di derek gendong paling aman," kata Kamal kepada Kompas.com, Kamis (23/7/2026). Dengan menggunakan derek gendong, seluruh roda kendaraan terangkat sehingga tidak ada komponen transmisi yang ikut berputar selama proses evakuasi. Pasang segitiga pengaman saat berhenti di bahu jalan Apabila derek gendong tidak tersedia dan terpaksa menggunakan derek tarik, Kamal mengingatkan agar dilakukan dengan sangat hati-hati. "Kalau terpaksa diderek jalan, kecepatan maksimal 30 km per jam dan jaraknya jangan terlalu jauh," ucapnya. Selain itu, Kamal menjelaskan bahwa mendorong mobil matik dalam kondisi mogok tidak menjadi masalah selama hanya untuk memindahkan kendaraan ke tempat yang lebih aman atau ke tepi jalan. "Kalau didorong jelas enggak masalah. Yang enggak boleh itu diderek dengan jarak yang agak jauh," kata Kamal. Menurut dia, alasan mobil matik tidak boleh diderek terlalu jauh berkaitan dengan sistem pelumasan pada transmisi otomatis. "Karena kalau mesinnya mati, pompa oli matik tidak jalan dan komponen yang ada di dalam transmisi tidak mendapat suplai oli yang cukup. Dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan transmisi," ucapnya. Kondisi tersebut membuat komponen di dalam transmisi berpotensi mengalami keausan apabila roda terus berputar saat kendaraan ditarik dalam kondisi mesin mati. Khusus mobil yang menggunakan transmisi Continuously Variable Transmission (CVT), Kamal bahkan tidak menyarankan penggunaan derek tarik. "Untuk mobil CVT tidak disarankan," kata Kamal. Karena itu, apabila mobil matik mengalami mogok, pemilik kendaraan sebaiknya menggunakan layanan derek gendong untuk membawa kendaraan ke bengkel. Cara ini dinilai paling aman karena dapat meminimalkan risiko kerusakan pada sistem transmisi selama proses evakuasi.