Sejumlah wilayah di Indonesia terendam banjir akibat hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuat banyak ruas jalan tergenang dan memaksa kendaraan, terutama mobil, melintas di tengah genangan air. Situasi tersebut berisiko menimbulkan kerusakan pada kendaraan, khususnya mobil yang terpaksa menerjang banjir atau bahkan sempat terendam. Air yang masuk ke bagian mesin maupun sistem kelistrikan dapat memicu kerusakan serius jika tidak segera ditangani. Banjir merendam sejumlah kawasan di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Rabu (15/4/2026). Oleh karena itu, pemilik kendaraan perlu mengetahui langkah yang tepat setelah mobil terkena banjir agar kerusakan tidak semakin parah. Iwan, pemilik Iwan Motor Honda Auto Clinic Solo mengatakan, setelah mobil melewati banjir segera cuci agar kotoran yang menempel hilang. “Segera dicuci saja mobilnya, karena kotoran banjir yang menempel di body mobil jika tidak segera dibersihkan akan sulit hilang,” ucap Iwan kepada Kompas.com, baru-baru ini. Selain itu, apabila pemilik mobil ingin lebih merasa aman bisa dibawa ke bengkel untuk diperiksa lebih lanjut. “Sebenarnya kalau mau merasa aman, setelah melewati banjir mobil diperiksa ke bengkel saja untuk dilihat lebih detail,” ucap Iwan. Iwan menjelaskan, dengan membawa mobil ke bengkel setelah melewati banjir semua komponen yang ada akan dicek menyeluruh. “Biasanya kita lakukan pengecekan perangkat kelistrikan, oli-oli semua, kolong mobil apakah ada lumpur atau bahan kimia. Pemeriksaan ini jelas tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemilik mobil jadi lebih baik dibawa ke bengkel,” ucap Iwan. Dengan penanganan yang tepat dan pemeriksaan menyeluruh di bengkel, risiko kerusakan akibat banjir dapat diminimalkan sehingga mobil tetap aman dan layak digunakan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang