Kerusakan ketika mobil dipaksa menerobos banjir bisa sangat serius. Bahkan pada kondisi tertentu bisa menyebabkan mesin jebol atau pecah. Tak hanya itu, kerusakan lain juga bisa sangat merepotkan pengguna mobil. Bahkan, masalah bisa tetap ada di kemudian hari meski sudah diperbaiki. Lantas, apa sih kerusakan paling fatal dan ditakuti ketika mobil terpaksa menerobos banjir? Eko Setiawan, pemilik bengkel mobil Everest Motors Bintaro, Tangerang Selatan mengatakan, salah satu risiko paling fatal ketika mobil menerobos banjir adalah water hammer. “Air masuk ke ruang bakar lewat saluran udara, terkompresi di ruang bakar, sementara piston tidak bisa memampatkan air seperti udara yang memiliki susunan partikel lebih bebas,” ucap Eko kepada KOMPAS.com, Selasa (4/11/2025). Akibat piston memampatkan air, maka tekanan kompresi bisa meningkat drastis sehingga connecting rod atau lengan piston, berpotensi bengkok atau patah. Ilustrasi water hammer “Bila lengan piston patah, maka patahan tersebut berpeluang terus berputar dan merusak blok mesin, akibatnya mesin jebol, ini harus turun mesin dan biaya perbaikannya tidak murah,” ucap Eko. Selain mesin, Eko juga menyinggung kerusakan pada transmisi matik, bahwa air bisa bercampur dengan oli dan membuat kopling slip, dan kampas terbakar. “Pada transmisi manual, air bisa masuk lewat lubang kopling atau tuas dan menyebabkan karat, sehingga kopling jadi lengket,” ucap Eko. Ilustrasi ECU mobil Imun, pemilik bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten mengatakan air dapat merusak electronic control unit (ECU) sekring, dan sensor. “Tak hanya bikin performa terganggu, perangkat elektronik yang rusak karena air juga bisa memicu terjadinya korsleting, bisa membakar jalur kabel dan biaya perbaikan sistem ECU termasuk mahal,” ucap Imun kepada KOMPAS.com, Selasa (4/11/2025). Alternator dan motor starter juga komponen yang bisa rusak bila kena air. Fatalnya, bila komponen ini rusak, bisa membuat komponen pendukung lainnya ikut bermasalah seperti ECU dan komponen elektronik lainnya. Alternator mobil di bengkel Sigit Alternator 24 Jam “Bila motor starter rusak, mobil bisa mogok, sementara dinamo ampere bisa mengganggu suplai listrik mobil, bisa merusak komponen kelistrikan termasuk ECU,” ucap Imun. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.