Ban benjol merupakan salah satu kondisi tak layak pakai. Hanya saja, beberapa orang kadang memaksakan untuk terus memakainya sementara waktu, sebelum akhirnya diganti. Hal ini tak disarankan oleh ahli, karena mobil yang memakai ban benjol memiliki banyak risiko. Tak hanya membuat suspensi kurang nyaman, tapi bisa merusak komponen lain dan membahayakan keselamatan. Eko Setiawan, pemilik bengkel Spesialis Nissan - Datsun Bintaro, Tangerang Selatan mengatakan ban benjol artinya suda tak layak dipakai, maka dari itu sebaiknya segera diganti. “Jangan tunda mengganti ban benjol, atau mobil tak usah dipakai dulu untuk sementara waktu, agar lebih aman, soalnya risikonya besar bila mobil pakai ban benjol, bisa meledak kapan saja,” ucap Eko kepada KOMPAS.com, Senin (26/1/2026). Dari segi kenyamanan, ban benjol membuat penumpang merasakan ayunan atau getaran terus menerus selama mobil melaju. Hal ini bisa membuat penumpang pusing, mual dan sejenisnya. “Bila benjol membuat tapak ban tak rata, maka mobil akan mengayun, ayunan terus menerus akan membuat sokbreker kerja keras, sehingga usia pakainya jadi pendek,” ucap Eko. Ilustrasi ban mobil benjol On Vehicle Test Manager PT Gajah Tunggal Tbk Zulpata Zainal mengatakan, ban benjol bisa terjadi karena kebiasaan tekanan udara ban yang kurang. “Ban yang kurang tekanan udaranya berpeluang rusak ketika menabrak benda keras seperti batu, trotoar, dan lubang, salah satu kerusakannya adalah ban menjadi benjol,” ucap Zulpata kepada KOMPAS.com, belum lama ini. Kerusakan ban benjol ini disebabkan oleh benang di dinding ban putus. Akibatnya, udara bertekanan mengisi ruang tersebut. Kondisi ini bisa terjadi ketika ban mobil kempis di garasi. Ketika pelek menggencet ban, bisa saja terjadi kerusakan, seperti yang diketahui bobot kendaraan cukup berat. “Ketika dinding ban menekuk akan menyebabkan ban tergencet pelek dan permukaan jalan, itu berpeluang membuat benang di samping ban putus,” ucap Zulpata. Berikut daftar risiko mobil dipaksa pakai ban benjol: Ban lebih cepat panas Berpotensi meledak kapan saja Kenyamanan penumpang menurun Bikin komponen kaki-kaki lain cepat rusak Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang