Perubahan warna oli mobil setelah menerobos banjir bisa menjadi tanda bahwa pelumas sudah rusak akibat tercampur air. Kondisi ini tak boleh dibiarkan karena bisa memicu kerusakan komponen. Menurunnya kemampuan oli dalam melumasi komponen akibat air akan memperbesar peluang keausan karena terjadi gesekan dalam jumlah besar. Akibatnya, suara mesin menjadi kasar. Tak hanya mesin, oli di transmisi juga bisa mengalami hal serupa. Sehingga, penting bagi konsumen untuk segera mengganti oli yang sudah jelek karena tercampur air. Eko Setiawan, pemilik bengkel mobil Everest Motors Bintaro, Tangerang Selatan mengatakan, ciri-ciri oli sudah bercampur air bisa diketahui dengan memperhatikan perubahan warnanya. “Warna oli mesin normal yang sudah dipakai cokelat tua, oli transmisi matik kemerahan, sementara bila sudah bercampur air akan berubah seperti susu kental, ini tanda air sudah bercampur dengan pelumas dan merusak sifatnya,” ucap Eko kepada KOMPAS.com, Kamis (6/11/2025). Dari teksturnya, oli yang sudah tercampur air akan terasa lebih kental seperti krim, namun bukan minyak lagi. Hal ini bisa terjadi karena sebenarnya sifat air dan oli tak akan bisa menyatu. Ilustrasi oli dan air tak akan bisa menyatu Namun, karena campuran air dan oli ini sempat terpompa dan bersirkulasi di dalam mesin, maka cairan ini seperti diaduk-aduk, sehingga warna oli berubah demikian. “Bila konsumen biasa memeriksa volume oli, bila sudah tercampur air, volumenya akan bertambah atau levelnya naik bila diperiksa lewat dipstick,” ucap Eko. Kondisi perubahan warna oli akibat air ini wajib diperhatikan oleh konsumen. Bila tidak, maka akan merusak komponen mesin secara perlahan. Karena, air dalam oli mengurangi daya pelumas pada komponen logam. “Akibatnya muncul suara ketukan, gesekan kasar, atau getaran saat mesin menyala, jika dibiarkan bisa mempercepat aus bearing, piston, bantalan dan sejenisnya, maka jika sudah ketahuan, jangan nyalakan mesin lagi sebelum ganti oli,” ucap Eko. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.