Saat mobil matik mogok, pengemudi biasanya perlu memindahkan kendaraan ke tempat yang lebih aman sebelum dilakukan perbaikan. Namun, masih banyak yang bertanya-tanya apakah mobil bertransmisi otomatis dapat didorong seperti mobil manual. Pasalnya, sistem kerja transmisi matik berbeda sehingga penanganannya pun perlu diperhatikan. Kesalahan dalam memindahkan kendaraan dikhawatirkan dapat berdampak pada komponen transmisi. Lantas, benarkah mobil matik tidak boleh didorong, atau ada ketentuan tertentu yang perlu dipahami pengemudi? Kamal, pemilik Bengkel Kafka mengatakan, mobil matik pada dasarnya aman didorong. Namun, yang perlu dihindari adalah menderek mobil dalam jarak jauh saat mesin mati. Polisi dan warga mendorong mobil yang mogok di jalur wisatawan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (5/5/2022). "Kalau di dorong jelas ga masalah, yang gak boleh di derek dan jaraknya agak jauh,” ucapnya kepada Kompas.com, Kamis (23/7/2026). Kamal menjelaskan, larangan menderek mobil matik dalam kondisi mesin mati berkaitan dengan sistem pelumasan transmisi otomatis. "Kenapa gak boleh, karena kalau mesinnya mati pompa oli matik tidak jalan dan komponen yang ada di dalam transmisi tidak mendapat suplai oli yang cukup. Dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan transmisi,” ucapnya. Senada dengan itu, Iwan, pemilik Iwan Motor Honda Auto Clinic, mengatakan anggapan mobil matik rusak akibat didorong merupakan pemahaman yang keliru. “Secara teori dan praktik di lapangan, tidak boleh mendorong mobil matik tidak berdasar atau keliru,” kata Iwan. Meski demikian, Iwan menegaskan bahwa mendorong mobil matik tetap harus dilakukan dengan prosedur yang benar. “Tapi melakukannya harus dengan cara yang benar. Caranya aktifkan shift lock untuk memindahkan tuas matik ke posisi N,” kata Iwan kepada Kompas.com. Setelah tuas transmisi berada di posisi N (Neutral), mobil dapat didorong ke depan maupun ke belakang dengan aman. Iwan menjelaskan, saat mobil didorong, putaran roda hanya diteruskan ke satelite gear di gardan. Putaran tersebut berhenti di bagian tersebut dan tidak akan memutar komponen lain di dalam transmisi otomatis. Namun, Iwan mengingatkan bahwa mobil matik yang mengalami aki tekor tidak bisa dihidupkan dengan cara didorong seperti mobil bertransmisi manual. “Tapi jika mobil matik saat aki tekor dan tidak kuat starter, maka mobil tidak bisa didorong untuk menghidupkan mesin seperti cara mobil manual,” kata Iwan. “Barangkali anggapan matik tidak boleh didorong berangkat dari situ,” ucap Iwan.