Mobil yang digunakan untuk perjalanan jauh membutuhkan kondisi yang lebih prima dibandingkan pemakaian sehari-hari. Sebab, kendaraan akan bekerja dalam waktu lebih lama sehingga komponen yang mulai mengalami penurunan kondisi dapat lebih mudah menunjukkan gejala kerusakan. Pemilik Dokter Mobil, Lung Lung, mengatakan sejumlah masalah pada mobil terkadang tidak terasa ketika kendaraan hanya digunakan untuk aktivitas harian. Namun, kondisi tersebut bisa berubah saat mobil menempuh perjalanan dengan jarak ratusan kilometer. "Pemakaian jarak jauh membuat seluruh komponen bekerja lebih lama dan terus-menerus. Komponen yang kondisinya sudah tidak optimal biasanya akan lebih cepat menunjukkan masalah," ujar Lung Lung kepada Kompas.com, belum lama ini. Ilustrasi mobil mogok saat mudik Lebaran Ia mengatakan, salah satu komponen yang perlu mendapat perhatian sebelum melakukan perjalanan jauh adalah selang pada kendaraan. Selang pendingin, selang vakum, maupun selang bahan bakar dapat mengalami pengerasan atau retak akibat usia dan paparan panas mesin. "Selang yang sudah keras atau terdapat retakan kecil berisiko mengalami kebocoran ketika mobil digunakan dalam waktu lama. Akibatnya bisa beragam, dari suhu mesin meningkat hingga sistem bahan bakar mengalami gangguan," kata Lung Lung. Selain selang, sensor mesin juga perlu diperiksa. Komponen tersebut bertugas membaca berbagai kondisi kendaraan dan meneruskan informasi kepada ECU untuk menentukan pengaturan kerja mesin. "Sensor yang kotor atau performanya mulai menurun bisa memberikan informasi yang tidak sesuai kepada ECU. Kondisi ini dapat menyebabkan mesin bekerja tidak semestinya, bahkan dalam kasus tertentu mobil bisa sulit menyala atau mati secara tiba-tiba," ucapnya. Komponen lain yang kerap luput dari pemeriksaan adalah relay. Meskipun berukuran kecil, relay memiliki fungsi penting dalam mengatur aliran listrik menuju sejumlah komponen kendaraan. "Relay memang kecil, tetapi fungsinya penting. Kalau koneksinya sudah tidak bagus, komponen seperti pompa bahan bakar atau kipas radiator dapat berhenti bekerja dan berpotensi menyebabkan mobil mogok," ucap Lung Lung. Menurutnya, perjalanan jauh dapat menjadi ujian bagi daya tahan kendaraan. Mobil yang selama ini terasa normal saat digunakan untuk perjalanan pendek akan dipaksa bekerja lebih lama dan dalam kondisi yang lebih berat. Karena itu, pemeriksaan sebelum perjalanan jauh sebaiknya tidak hanya berfokus pada oli mesin, ban, dan sistem pengereman. Kondisi komponen kecil seperti selang, sensor, dan relay juga perlu diperiksa untuk mengantisipasi gangguan selama perjalanan.