Setelah menempuh perjalanan jauh saat mudik dan arus balik Lebaran, kondisi mobil sering kali tidak lagi seprima sebelumnya. Salah satu bagian yang kerap luput dari perhatian adalah kaki-kaki, padahal komponen ini bekerja ekstra keras melibas berbagai kondisi jalan, mulai dari tol mulus hingga jalur rusak dan berlubang. Menurut Denis, pemilik Garasi Oase, pengecekan kaki-kaki mobil setelah arus balik sangat penting untuk menjaga kenyamanan sekaligus keselamatan berkendara harian. “Biasanya setelah dipakai perjalanan jauh, apalagi kalau sering kena jalan rusak atau lubang, komponen seperti bushing, ball joint, dan tie rod itu mulai terasa aus. Makanya perlu dicek supaya tidak merembet ke bagian lain,” ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (25/3/2026). Denis menjelaskan, langkah awal yang bisa dilakukan adalah memperhatikan gejala saat mobil digunakan. Jika muncul bunyi ‘gluduk’ saat melewati jalan tidak rata, atau setir terasa tidak stabil, bisa jadi ada komponen kaki-kaki yang mulai bermasalah. Selain itu, pemilik kendaraan juga disarankan untuk mengecek kondisi ban. Keausan yang tidak merata bisa menjadi indikasi adanya gangguan pada sistem suspensi atau kemudi. “Kalau tapak ban aus sebelah, itu biasanya ada masalah di kaki-kaki atau setelan roda sudah berubah,” kata Denis. Pengecekan kaki-kaki mobil sebelum mudik Lebaran Pemeriksaan visual juga penting dilakukan, terutama pada bagian skobreker. Jika terlihat ada rembesan oli, itu menandakan komponen tersebut sudah mulai lemah dan perlu diganti. Sokbreker yang tidak optimal bisa membuat mobil terasa limbung, terutama saat melaju di kecepatan tinggi. Tak kalah penting, lakukan spooring dan balancing setelah perjalanan jauh. Proses ini membantu mengembalikan keselarasan roda sehingga mobil tetap stabil dan nyaman dikendarai. Denis menyarankan, spooring sebaiknya dilakukan jika mobil sudah terasa tidak lurus atau setelah menghantam lubang cukup keras selama perjalanan. Lebih lanjut, ia mengingatkan agar pemilik kendaraan tidak menunda pengecekan jika sudah muncul gejala awal. Sebab, kerusakan kecil pada kaki-kaki bisa berdampak ke komponen lain jika dibiarkan. “Kalau dibiarkan, nanti bisa merusak bagian lain dan biaya perbaikannya jadi lebih besar. Jadi lebih baik dicek lebih awal setelah arus balik, supaya mobil tetap nyaman dan aman dipakai sehari-hari,” katanya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang