Komstir atau bearing setang merupakan salah satu komponen penting pada sepeda motor yang berfungsi menjaga arah kemudi tetap stabil. Jika mulai aus, maka pengendara akan merasakan setang berat, muncul bunyi saat melewati jalan rusak, hingga motor terasa tidak nyaman dikendalikan. Banyak pemilik motor baru menyadari kerusakan komstir setelah gejalanya cukup parah. Padahal, pemeriksaan awal bisa dilakukan sendiri di rumah tanpa alat khusus. Budi Sagita, Manajer Training One M Komstir, bengkel spesialis komstir di Cibitung, Bekasi, menjelaskan ada tiga cara sederhana untuk mengecek kondisi komstir secara mandiri. Ilustrasi servis komstir Periksa Bunyi Saat Rem Depan Ditekan Cara pertama dilakukan dengan posisi motor normal atau turun dari standar tengah. Tekan rem depan, lalu pompa atau dorong bagian depan motor beberapa kali. "Rem depan ditekan, lalu bagian depan motor didorong atau dipompa. Kalau muncul bunyi, berarti kondisi komstir sudah mulai kurang bagus," ujar Budi, kepada Kompas.com belum lama ini. Bunyi yang dimaksud biasanya terdengar dari area leher setang saat suspensi depan bergerak naik-turun. Gejala ini menandakan adanya celah atau keausan pada bearing komstir. Ilustrasi servis komstir motor Cek Setang dan Sokbreker Depan Pemeriksaan kedua dilakukan dengan motor berada di standar tengah. Pegang bagian bawah sokbreker depan menggunakan kedua tangan, kemudian dorong dan tarik ke arah depan-belakang secara bergantian. "Kalau ada oblak saat didorong dan ditarik, berarti komstir sudah mulai bermasalah," kata Budi. Ia mengatakan, pemeriksaan ini cukup efektif untuk mendeteksi kelonggaran pada komstir sebelum gejalanya terasa saat motor digunakan berkendara. Area setang motor Honda Tiger Cara ketiga adalah mengecek gerakan setang. Dengan motor tetap di standar tengah, belokkan setang ke kiri dan kanan beberapa kali, lalu lepaskan dari posisi tengah. Pada kondisi normal, setang akan bergerak mengikuti arah beban kaliper rem. Menurut Budi, pada motor Yamaha, setang biasanya cenderung jatuh ke kanan, sedangkan pada motor Honda cenderung ke kiri. “Kalau komstir mulai aus, setang akan terasa nyangkut dan berhenti di tengah. Saat dilepas, dia tidak bergerak ke arah kaliper seperti kondisi normal," ujar Budi. Ilustrasi komstir motor Ia menambahkan, gejala setang berhenti di tengah merupakan tanda awal bearing komstir mulai aus dan sebaiknya segera diperiksa lebih lanjut di bengkel spesialis. Pemeriksaan sederhana ini hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit dan bisa membantu pemilik motor mendeteksi kerusakan lebih dini sebelum merusak komponen lain atau mengganggu kenyamanan berkendara.