Perjalanan ke kawasan puncak selalu menjadi favorit wisatawan, terutama saat akhir pekan atau libur panjang. Namun, jalur yang penuh tanjakan, tikungan tajam, dan potensi macet panjang membuat mobil matik, khususnya yang memakai transmisi Continuously Variable Transmission (CVT), harus bekerja lebih keras. Tanpa persiapan yang tepat, risiko overheat transmisi, tarikan melemah, hingga kerusakan komponen penting bisa terjadi. Situasi salahsatu tanjakan jalur Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat, masih sepi dilintasi para pemudik menjelang H-5 Lebaran 2025 pada Rabu (26/3/2025). Iwan, Pemilik Bengkel Mobil Iwan Motor Honda Auto Clinic Solo mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada mobil matik CVT ke puncak, yang utama adalah memastikan kondisi prima, dengan menservice dan general check up. Selain itu, Iwan juga menjelaskan, untuk general check up ini meliputi beberapa pemeriksaan komponen mobil. “General check up ini meliputi oli-oli dan chemical lainnya periksa atau ganti, penyetelan mesin, sistem rem bersihkan atau setel atau ganti, sistem steering periksa atau setel, sistem suspensi periksa atau setel atau ganti, sistem pendinginan periksa, sistem kelistrikan mesin dan bodi periksa, dan terakhir sistem AC periksa atau servis,” katanya kepada Kompas.com, belum lama ini. Hal ini penting karena kerja transmisi CVT sangat bergantung pada kondisi oli transmisi, suhu kerja mesin, dan sistem pendinginan yang prima. Kemudian, hal kedua yang perlu diperhatikan adalah kualitas bahan bakar minyak (BBM) yang sesuai spesifikasi. “Gunakan BBM yang sesuai dengan spesifikasi mesin,” kata Iwan. Penggunaan bahan bakar dengan oktan yang tepat membantu mesin bekerja lebih efisien, menjaga performa transmisi, serta mengurangi risiko knocking atau pembakaran tidak sempurna saat menghadapi jalan menanjak. Selain kondisi mobil, pengemudi juga harus fit dan fokus, karena jalur puncak berkelok, menanjak, dan licin membutuhkan konsentrasi tinggi serta respons cepat. Jika kondisi tubuh tidak prima, kemampuan mengendalikan mobil di jalan sempit, menurun, atau saat bermanuver bisa terganggu dan berujung pada risiko kecelakaan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.