Kondisi iklim tropis dan kemacetan lalu lintas di Indonesia membuat interval penggantian oli transmisi otomatis atau oli matik perlu disesuaikan. Mengikuti jadwal ganti oli berdasarkan buku panduan pabrikan belum tentu ideal untuk penggunaan harian di lingkungan yang panas dan padat. Pemilik Dokter Mobil, Lung Lung, mengatakan transmisi otomatis bekerja lebih berat di kondisi lalu lintas Indonesia. “Kalau kita tinggal di daerah yang sering macet dan iklimnya panas, transmisi itu juga ikut panas. Panas ini justru musuh terbesar di dalam transmisi,” ujar Lung Lung kepada Kompas.com, Minggu (1/2/2026). Menurut dia, kualitas oli yang menurun akan mempercepat kenaikan suhu kerja transmisi. Ilustrasi ganti oli transmisi mobil CVT Ketika oli sudah tidak optimal, panas akan lebih cepat terakumulasi dan berdampak langsung pada komponen di dalamnya. Di dalam transmisi otomatis terdapat banyak komponen berbahan karet, mulai dari ukuran kecil hingga besar. “Ada transmisi yang pakai piston bonded, di mana pinggir pistonnya itu full karet. Kalau kena panas berlebih, karetnya bisa rusak,” kata Lung Lung. Ia menilai, memperpendek interval penggantian oli justru menjadi langkah pencegahan. “Kalau kita ganti olinya lebih cepat, sebelum kualitasnya benar-benar jelek, oli itu tidak sempat terlalu panas. Artinya, komponen di dalam transmisi juga lebih aman,” ujarnya. Kerusakan akibat panas berlebih umumnya tidak langsung terasa. Gejalanya bisa muncul bertahap, seperti perpindahan gigi yang tidak halus hingga masalah serius pada sistem transmisi yang berujung biaya perbaikan mahal. Penyesuaian Perawatan Penting Dengan karakter jalan dan iklim Indonesia, Lung Lung menyarankan pemilik mobil matik tidak sepenuhnya menyamakan interval servis dengan kondisi luar negeri. Penyesuaian perawatan dinilai penting agar umur transmisi lebih panjang dan performa kendaraan tetap terjaga. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang