Presiden Prabowo Subianto menggunakan Maung MV3 Tangguh saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Miangas, Sulawesi Utara, wilayah terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina, Sabtu (9/5/2026). Berbeda dari agenda kenegaraan sebelumnya, Prabowo kali ini tak memakai Maung Garuda berwarna putih yang identik sebagai kendaraan kepresidenan. Kepala Negara justru terlihat menaiki Maung MV3 Tangguh dengan tampilan lebih utilitarian dan bernuansa militer. Pemilihan kendaraan tersebut dinilai sesuai dengan kondisi geografis Pulau Miangas yang memiliki akses jalan terbatas dan medan cukup menantang. Presiden Prabowo Subianto menggunakan Maung MV3 Tangguh saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Miangas, Sulawesi Utara, salah satu wilayah terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina, Sabtu (9/5/2026). Terlebih, kendaraan buatan PT Pindad itu memang dirancang sebagai rantis ringan untuk melibas berbagai kondisi jalan, termasuk jalur semi-offroad. Secara desain, Maung MV3 Tangguh tampil dengan bodi serba kotak, ground clearance tinggi, serta postur yang terlihat gagah. Berdasarkan spesifikasi resmi, kendaraan ini menggunakan konfigurasi penggerak 4x4 dengan kapasitas angkut empat personel. Dimensinya memiliki panjang 5 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 1,8 meter. Untuk performa, Maung MV3 Tangguh dibekali tenaga sebesar 199 HP dengan torsi puncak 411 Nm yang disalurkan melalui transmisi otomatis. Kendaraan tersebut diklaim mampu melaju hingga kecepatan maksimum 100 km per-jam. Presiden Prabowo Subianto menggunakan Maung MV3 Tangguh saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Miangas, Sulawesi Utara, salah satu wilayah terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina, Sabtu (9/5/2026). Kemampuan jelajahnya juga cukup mumpuni. Rantis ini dapat menaklukkan tanjakan hingga 60 persen dan side slope mencapai 30 persen, sehingga cocok digunakan di wilayah dengan kontur ekstrem. Selain itu, Maung MV3 Tangguh memiliki jarak tempuh hingga 500 km dan bobot tempur sekitar 3 ton. Untuk menunjang operasional, kendaraan ini turut dilengkapi electric winch, pendingin udara, serta ban cadangan. Selain varian Tangguh dengan atap terbuka, lini Maung MV3 juga tersedia dalam model Komando berkonfigurasi hard top serta varian Jelajah yang menggunakan atap soft top. Khusus unit yang digunakan Presiden, kendaraan tersebut diperkirakan telah mendapat penyesuaian tambahan dibanding versi standar. Presiden Prabowo Subianto menggunakan Maung MV3 Tangguh saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Miangas, Sulawesi Utara, salah satu wilayah terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina, Sabtu (9/5/2026). Salah satunya berupa perlindungan antipeluru dan fitur keamanan khusus guna menunjang keselamatan kepala negara saat bertugas di lapangan. Penggunaan Maung MV3 Tangguh di Pulau Miangas sekaligus menjadi gambaran kemampuan kendaraan produksi dalam negeri dalam mendukung mobilitas di wilayah terdepan Indonesia dengan medan yang menantang. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang