Kehadiran Maung MV3 Garuda Limousine dalam kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Cebu, Filipina, untuk menghadiri KTT ASEAN ke-48 menuai perhatian diaspora Indonesia yang tinggal di sana. Sejumlah warga Indonesia yang menyambut kedatangan Prabowo di hotel tempatnya bermalam mengaku bangga karena kendaraan karya anak bangsa tersebut ikut dibawa dalam agenda kenegaraan di luar negeri. Ronald Tasik, diaspora Indonesia yang bekerja sebagai dokter di Cebu, mengatakan momen itu menjadi pengalaman yang berkesan. Selain bisa bertemu langsung dengan Presiden, ia juga merasa bangga melihat Maung tampil di panggung internasional. Presiden RI Prabowo Subianto dijemput Maung Garuda saat tiba di Filipina, Kamis (7/5/2026). “Hal yang spesial sih bisa melihat pemimpin yang bangga membawa produk lokal, karya anak bangsa, inovasi dan teknologi karya anak bangsa ke kancah internasional,” ujar Ronald dalam keterangan setpres, Kamis (7/5/2026). Menurut Ronald, Prabowo juga terlihat hangat saat menyapa diaspora Indonesia yang hadir menyambut kedatangannya. Hal serupa disampaikan Lili Yahya, warga negara Indonesia yang telah lama menetap di Cebu. Ia mengaku terharu karena untuk pertama kalinya dapat menyambut langsung Presiden Indonesia di kota tersebut. “Yang pasti bangga, terharu, dan kami bersuka cita atas kedatangan Bapak Presiden. Karena ini pertama kali ya kunjungan dari Bapak Presiden datang ke Cebu, Filipina,” ujar Lili. Lili juga menilai kehadiran Maung dalam kunjungan Presiden menjadi simbol kebanggaan terhadap produk nasional. Penampakan kendaraan Presiden RI Prabowo Subianto usai dilantik di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Minggu (20/10/2024). “Sangat terkejut sekali ya, maksudnya sungguh sangat membanggakan karena mungkin Bapak ingin memperkenalkan mobil tersebut kepada negara Filipina. Jadi wow, surprise sekali. Jauh-jauh dari Indonesia dibawa ke sini,” ucapnya. Adapun Maung MV3 Garuda Limousine yang dibawa merupakan varian terbaru dari keluarga Maung yang dikembangkan PT Pindad. Kendaraan ini memiliki panjang 5,05 meter, lebar 2,06 meter, dan tinggi 1,87 meter dengan bobot mencapai 2,95 ton. Untuk dapur pacu, Maung Garuda dibekali mesin 2.200 cc bertenaga 199 dk yang dipadukan transmisi otomatis 8-percepatan. Kecepatan maksimalnya diklaim mencapai 100 km per-jam. Aspek keamanan juga menjadi perhatian utama. Material bodi menggunakan composite armor yang mampu menahan tembakan amunisi kaliber 7,62 x 51 mm NATO dan 5,56 x 45 mm M193. Presiden Prabowo Subianto menaiki Maung Garuda di Filipina, Kamis (7/5/2026). Selain itu, kaca kendaraan memakai standar antipeluru level B5/B6 serta ban Run Flat Tyre (RFT) 21 inci yang tetap bisa digunakan meski bocor. Sekretariat Kabinet menyebut penggunaan Maung di forum internasional bukan sekadar alat transportasi, tetapi simbol kemandirian dan kemajuan industri nasional Indonesia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang