Rencana Presiden RI Prabowo Subianto meluncurkan motor listrik nasional dalam beberapa pekan ke depan memunculkan pertanyaan mengenai asal-usul produk tersebut. benar hasil pengembangan anak bangsa, atau justru memanfaatkan platform dari luar negeri? Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menilai skenario yang paling realistis bukanlah motor yang sepenuhnya dirancang dari nol di Indonesia. Booth motor listrik Exotic di GIIAS 2025 Namun, menurut dia, produk tersebut juga belum tentu hanya sekadar mengganti merek atau emblem dari kendaraan impor. "Menurut analisis saya, kemungkinan terbesar motor yang akan diluncurkan bukan merupakan produk nasional murni yang seluruhnya dirancang dari nol di Indonesia. Namun, juga belum tentu sekadar mengganti emblem produk impor," kata Martin kepada Kompas.com (18/7/2026). Menurut dia, model yang paling masuk akal adalah kendaraan dengan merek dan proses integrasi akhir dilakukan di Indonesia, sementara platform maupun komponen utamanya masih berasal dari mitra asing. "Kemudian semoga akan dirakit dan dilokalkan secara bertahap," ujar Martin. Jokowi mengunjungi booth motor listrik yang ada di Asiabike Jakarta Integrasi Lokal dengan Platform Asing Yannes menjelaskan, hingga Presiden Prabowo mengumumkan rencana peluncuran motor listrik nasional pada 17 Juli 2026, belum ada informasi publik yang memadai mengenai produsennya, lokasi pabrik, dan tim pengembang. Termasuk dari platform kendaraan, pemasok baterai, spesifikasi, hasil pengujian, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN), hak kekayaan intelektual, hingga jaringan purnajual. Padahal, menurut dia, pengembangan sepeda motor baru secara clean-sheet umumnya membutuhkan waktu bertahun-tahun dan meninggalkan jejak industri yang cukup jelas. Pabrik motor listrik Alva berada di Kawasan Delta Mas, Cikarang. "Dari investasi pabrik, pengadaan tooling, homologasi, pengembangan pemasok, pengujian durability, hingga perekrutan tenaga rekayasa," kata Yannes. Karena itu, ia menilai peluncuran dalam waktu dekat lebih mungkin mengarah pada produk lokal yang sudah ada dan kemudian dinaikkan statusnya menjadi motor nasional. Selain itu, bisa juga platform asing yang di-rebadge atau dirakit di Indonesia, maupun hasil pengembangan yang memang telah berjalan secara tertutup selama beberapa tahun. Polytron Fox 350 Motor Baru dari Nol Sulit Hadir dalam Waktu Singkat Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia akan segera memiliki motor listrik nasional yang diperkenalkan dalam beberapa pekan mendatang. "Saya akan launching beberapa minggu ini, motor listrik nasional," kata Prabowo saat menghadiri Panen Raya Bersama TNI di Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). Kondisi lokasi penyimpanan motor listrik MBG di Kawasan Industri Sentul, Jalan Olympic Raya Kavling B6, Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/6/2026). Di area terbuka seluas lebih dari satu hektare itu, tampak tiga deretan panjang motor listrik Emmo JVX GT berwarna biru-hitam tersusun rapi. Sebagian besar kendaraan jenis trail dan matik itu masih terlihat baru karena terbungkus plastik. Prabowo berharap setiap petani di Indonesia nantinya dapat memiliki motor listrik sebagai sarana mobilitas sehari-hari. "Saya berharap nanti petani-petani kita minimal naik motor. Motor listrik. Siapa tahu ada yang pakai mobil semuanya," ucap Prabowo. Pernyataan tersebut memicu perhatian publik mengenai sosok motor listrik nasional yang dimaksud. Hingga kini, pemerintah belum mengungkap produsen, spesifikasi, maupun basis teknologi kendaraan yang akan diluncurkan.