Presiden Prabowo Subianto mengaku sedang memikirkan desain kendaraan khusus agar dirinya bisa lebih mudah menyapa masyarakat saat melakukan kunjungan ke daerah. Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur. Menurut dia, antusiasme warga yang memadati jalan saat kunjungan membuat dirinya tidak ingin hanya berada di dalam mobil. “Rakyat begitu banyak keluar jalan, masa Presiden di dalam kendaraan. Kan enggak lucu,” kata Prabowo, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (18/5/2026). Prabowo mengatakan, selama ini dirinya kerap berdiri dari kendaraan untuk menyapa warga secara langsung. Ia pun mengaku sering menerima jabat tangan dari masyarakat yang sudah menunggu berjam-jam di bawah terik matahari. “Rakyat kita itu mau kasih tangan, masa kita enggak kasih tangan,” ujar Prabowo. Karena itu, Prabowo mengaku mulai memikirkan kendaraan khusus yang memungkinkan dirinya tetap terlihat oleh masyarakat saat melakukan perjalanan kunjungan kerja. Ia bahkan sempat meminta PT PT Pindad menyiapkan rancangan kendaraan tersebut. Kendaraan taktis ringan Maung produksi PT Pindad yang menjadi mobil kepresidenan mengantar Presiden Prabowo Subianto ke lokasi KTT ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026). KTT ASEAN tersebut membahas tiga prioritas utama di tengah situasi geopolitik akibat konflik di Timur Tengah, yakni keamanan energi kawasan, stabilisasi ketahanan pangan, dan perlindungan warga negara ASEAN. ANTARA FOTO/HO-BPMI/mrh/tom. “Ini saya lagi mikir, minta Pindad didesain mobil khusus untuk Presiden pakai kaca gitu, yang ada kursi tetapi kelihatan aku berdiri,” kata dia. Saat ini, Prabowo menggunakan kendaraan kepresidenan MV3 Garuda Limousine buatan PT Pindad. Kendaraan tersebut merupakan pengembangan terbaru dari platform MV3 yang dirancang sebagai kendaraan taktis sekaligus kendaraan resmi kepala negara. Secara dimensi, MV3 Garuda Limousine memiliki panjang sekitar 5 meter dengan bobot hampir 3 ton. Kendaraan itu dibekali mesin diesel bertenaga 199 tk yang dipadukan dengan transmisi otomatis delapan percepatan. Selain itu, aspek keamanan juga menjadi perhatian utama. Mobil tersebut menggunakan material pelindung antipeluru serta ban tipe run flat tyre yang memungkinkan kendaraan tetap berjalan meski mengalami kebocoran ban. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang