Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah daerah (pemda) untuk memprioritaskan pembelian bus dan truk listrik produksi dalam negeri, seiring mulai berkembangnya industri kendaraan listrik nasional. Ia bahkan menegaskan agar tidak lagi bergantung pada produk impor. Permintaan tersebut disampaikan saat meresmikan fasilitas perakitan kendaraan listrik komersial milik VKTR di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026). Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung pentingnya keberpihakan terhadap industri nasional. “Kita harapkan dari pemprov lain juga akan membeli produk bangsa kita sendiri di seluruh tanah air,” ujar Prabowo, seperti dikutip Youtube Sekretariat Presiden. Prabowo secara tegas meminta jajarannya mencatat kepala daerah yang belum menunjukkan komitmen dalam menyerap produk dalam negeri. Langkah ini disebut sebagai bagian dari dorongan untuk mempercepat pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional. “Mensekneg catat itu, gubernur-gubernur yang tidak pesan produk dalam negeri, bus dan truk dan sebagainya,” kata Prabowo. Presiden Prabowo Subianto tampak menaiki bus listrik TransJakarta menjelang peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik VKTR di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026). Menurut dia, saat ini Indonesia telah memiliki kemampuan memproduksi kendaraan listrik, khususnya di segmen komersial seperti bus dan truk. Untuk itu, dukungan pasar domestik dinilai menjadi kunci agar industri tersebut bisa berkembang lebih cepat. Prabowo juga menyebut sejumlah daerah dan operator telah mulai melakukan pemesanan, seperti Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan DKI Jakarta melalui Transjakarta. Ia berharap langkah tersebut diikuti daerah lain agar penggunaan kendaraan listrik nasional semakin meluas. Selain pemda, Prabowo turut mendorong institusi lain, termasuk TNI, untuk menggunakan kendaraan listrik buatan dalam negeri. Ia menilai, langkah tersebut penting untuk memperkuat kemandirian industri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang