Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akan mendorong penggunaan kendaraan listrik secara besar-besaran. Hal ini sebagaimana yang diucapkan saat pidato di acara Japan - Indonesia Business Forum, di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026). Hal ini turut menyita perhatian, sebab saat ini, pabrikan asal China terlihat paling mendominasi pasar kendaraan listrik di Indonesia. Pasalnya, belum ada satu pun produk otomotif buatan Jepang yang secara serius memasarkan kendaraan listrik murni. Bebin Djuana, pengamat otomotif, mengatakan, pesan disampaikan Presiden Prabowo di depan pengusaha Jepang soal EV sangat tepat pada pidato tersebut. "Sebab selama ini industri otomotif Jepang tidak serius mendalami teknologi BEV, lebih dari 10 tahun hanya berkutat di Hybrid. Sangat yakin hybrid yang akan menjadi penerus kendaraan ICE," katanya kepada Kompas.com, Selasa (31/3/2026). Namun menurut Bebin di sisi lain olah-olah pemerintah hanya memberi peluang bagi produsen-produsen otomotif China. Pidato Prabowo di Forum Kerja Sama Jepang-Indonesia, Padahal menurutnya merek otomotif Jepang yang paling siap dengan teknologi terkini BEV (Battery Electric Vehicle) atau listrik murni. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) dari pabrik ke diler (wholesales) mencapai 103.931 unit. Angka tersebut melonjak 141 persen dari 43.188 unit di tahun sebelumnya. Dengan hasil ini, kontribusi mobil listrik terhadap total penjualan mobil nasional menembus lebih dari 12 persen, menandakan adopsi kendaraan listrik murni semakin luas di Tanah Air. Namun dari data tersebut dikuasai oleh mobil listrik buatan China. "Dengan disampaikan rencana RI terhadap kendaraan masa depan yang berbasiskan BEV pada pihak Jepang seperti mengingatkan bahwa RI memberi peluang yang sama pada negara manapun yang mau berinvestasi di negara kita," katanya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang