Presiden Prabowo Subianto blusukan ke permukiman warga di bantaran rel kereta kawasan Senen, Jakarta Pusat. Sekretariat Kabinet menyebut Presiden Prabowo menggunakan mobil biasa saat melakukan kunjungan."Spontan, dadakan dan mau nyamar rencananya, pakai mobil biasa, pakai topi dan sedikit sekali paspampres, ternyata warga kaget dan antusias menyambut beliau," tulis akun instagram @sekretariat.kabinet."Pak Presiden ingin membangunkan rumah layak untuk warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta api, 3 km dari pusat kota Jakarta. Tadi banyak warga yang kaget dan menyampaikan baru kali ini ada Presiden yang datang ke daerah itu," tulisnya lagi. Dalam foto yang dibagikan akun instagram @sekretariat.kabinet, terlihat Presiden Prabowo keluar dari atap mobil sembari menyapa masyarakat sekitar.Mobil yang digunakan dalam blusukan kali ini ialah Toyota Alphard, tapi bukan generasi baru. MPV pintu geser itu merupakan Alphard generasi ketiga. Ciri khasnya terlihat dari desain spindle grille yang sangat besar dan dominan dengan aksen krom vertikal yang menyambung hingga ke lampu utama. Kemudian menggunakan logo khas Alphard pada bagian tengah grille, bukan logo Toyota.Momen Presiden Prabowo naik mobil 'biasa' saat blusukan ke Senen Foto: Dok. Instagram @sekretariat.kabinetPenampakan ini terlihat berbeda, Presiden Prabowo biasanya menggunakan mobil buatan PT Pindad, Maung MV3 Garuda Limousine, sebagai kendaraan operasionalnya.Diketahui, Prabowo kali pertama memperkenalkan Maung MV3 Garuda Limousine pada acara pelantikannya sebagai presiden RI 2024-2029, tanggal 20 Oktober 2024 lalu. Prabowo meng-endorse MV3 Garuda Limousine sebagai mobil SUV buatan bangsa dengan kemampuan antipeluru seperti mobil-mobil kepresidenan pada umumnya.Dibandingkan dengan mobil kepresidenan "limousine" yang memiliki lapisan baja (armor) sangat berat dan fitur pertahanan canggih, Alphard dianggap lebih "standar" untuk ukuran pengamanan seorang kepala negara.Meski datang dengan mobil biasa dan pengamanan terbatas, kehadirannya tetap cepat dikenali warga yang langsung menyambut antusias."Ya dadakan dan mau nyamar rencananya, pakai mobil biasa dan sedikit sekali Paspampres, ternyata warga kaget dan antusias menyambut beliau," ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya saat dihubungi, Kamis (26/3/2026), dilansir dari detikNews.Teddy menjelaskan, Prabowo sengaja tidak menggunakan mobil Maung Garuda yang biasa dipakai saat meninjau lokasi. Ia memilih kendaraan biasa agar bisa lebih leluasa melihat langsung kondisi di lapangan.Namun, rencana itu tak berjalan mulus. Warga tetap mengenali kedatangan Prabowo dan langsung berkerumun menyambutnya.