Mengganti oli mesin mobil merupakan salah satu perawatan berkala yang penting dilakukan untuk menjaga performa dan umur pakai mesin. Tidak sedikit pemilik kendaraan yang memilih mengganti oli mobil sendiri di rumah untuk menghemat biaya. Meski terlihat sederhana, cara ganti oli mobil sendiri tidak boleh dilakukan sembarangan. Pemilik kendaraan harus memahami tahapan penggantian oli mesin, hingga mengisi oli baru sesuai spesifikasi yang direkomendasikan pabrikan. Iwan, pemilik bengkel mobil Iwan Motor Solo, mengatakan oli mesin mobil boleh diganti sendiri, asalkan pemilik kendaraan memahami langkah-langkahnya dan memperhatikan aspek keselamatan. Ganti oli mesin mobil "Pastikan alat dan bahan sudah lengkap seperti oli mesin sesuai spesifikasi mesin, filter oli baru jika sekalian diganti, kunci ring atau shock yang sesuai untuk membuka baut oli dan kunci filter, wadah penampung oli bekas, corong untuk menuangkan oli baru," ucap Iwan kepada Kompas.com, belum lama ini. Selain itu, Iwan juga menyarankan untuk menyiapkan sarung tangan, lap kain, serta kardus agar area kerja tidak kotor. Persiapan berikutnya adalah menghidupkan mesin mobil selama sekitar 2-3 menit, kemudian mematikannya. "Ini dilakukan supaya oli menjadi encer dan mudah keluar. Mesin keadaan hangat bukan panas," ucap Iwan. Setelah seluruh persiapan selesai, pemilik mobil dapat melanjutkan proses penggantian oli mesin. Menurut Iwan, berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan: Posisikan mobil di tempat yang datar dan aktifkan rem tangan untuk memastikan keamanan. Dongkrak mobil jika diperlukan agar lebih mudah menjangkau baut pembuangan oli di bawah mesin. Buka baut pembuangan oli, lalu biarkan oli lama keluar sepenuhnya ke dalam wadah penampung. Lepas filter oli lama menggunakan kunci filter oli yang sesuai. Pasang filter oli baru dengan mengoleskan sedikit oli baru pada karet seal agar tidak bocor saat dipasang. Tutup kembali baut pembuangan oli setelah seluruh oli lama habis. Tuang oli baru melalui lubang pengisian di bagian atas mesin. Gunakan corong agar tidak tumpah dan pastikan volumenya sesuai kapasitas yang tercantum di buku manual. Hidupkan mesin selama 1-2 menit untuk membantu sirkulasi oli, kemudian matikan mesin dan periksa kembali level oli menggunakan dipstik. Periksa apakah ada kebocoran di sekitar baut pembuangan oli maupun filter oli. Dengan mengikuti prosedur yang benar dan menggunakan oli sesuai spesifikasi pabrikan, penggantian oli mesin dapat dilakukan sendiri secara aman. Namun, jika masih ragu atau tidak memiliki peralatan yang memadai, sebaiknya serahkan proses penggantian oli ke bengkel.