SOLO, KOMPAS.com - Konsumen dapat memeriksa level dan kualitas oli mesin pada mobil secara mandiri melalui dipstick. Cara ini diperlukan untuk mengantisipasi bahaya kehabisan oli setelah mobil digunakan liburan. Nova, mekanik bengkel Spesialis Nissan - Honda Aha Motor Yogyakarta, mengatakan, pemeriksaan level oli melalui dipstick menjadi langkah antisipasi terhadap risiko kekurangan oli. "Volume oli bisa berkurang dan kualitas oli bisa menurun sebelum waktunya ganti, ini bisa terjadi pada mobil yang mengalami penurunan performa, dan kejadian ini bisa terjadi pada mobil setelah pemakaian jarak jauh," ucap Nova kepada KOMPAS.com, belum lama ini. Pemeriksaan Oli Mesin Pemeriksaan oli secara mandiri dapat dilakukan oleh konsumen dengan memahami cara membaca volume oli melalui dipstick. "Perhatikan level atas dan bawah pada dipstick, lakukan pemeriksaan dengan kondisi mesin mati dan mobil terparkir pada permukaan rata, sediakan tisu untuk mengelap sisa oli yang menempel sebelum pengukuran," ucap Nova. Cek oli dengan dipstick Nova mengatakan, level oli yang ideal berada di bawah garis maksimal sedikit. Seiring pemakaian, oli bisa berkurang karena penguapan dengan batas aman sampai setengah. "Bila level oli sudah di bawah setengah padahal waktu penggantian oli masih lama, bisa ditambah atau diganti bila waktu ganti oli sudah mendekati," ucap Nova. Ilustrasi memeriksa oli mesin mobil Berkurangnya volume oli dalam waktu lebih singkat bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem pelumasan mesin mobil. Sehingga, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut. langkah memeriksa oli mesin yang benar pada mobil: Periksa oli ketika mesin dimatikan sekitar 5 sampai 10 menit Parkir mobil di permukaan datar Dipstick di antara MIN – MAX, idealnya mendekati MAX, jangan kurang Warna: coklat tua masih normal, bila sudah hitam pekat dan encer, sebaiknya diganti Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang